Kategori
Pendidikan

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal Peringati Hardiknas Tahun 2019, Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan

Madinapos.com – Panyabungan.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaksanakan upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2019, mengusung thema Menguatkan Pendidikan Memajukan Kebudayaan. Bertempat di dilapangan Pasir Putih Kelurahan Pidoli Dolok Kecamatan Panyabungan Kamis (2/5/2019).

Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution yang membacakan teks tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy. Salah satu tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, berilmu, cakap, kreatif, mandiri serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab,” katanya.

“Adalah hal lumrah dalam kontestasi demokrasi selalu meninggalkan jejak-jejak residual yang bisa menimbulkan keretakan, bahkan perpecahan. Untuk itu, dalam momentum demokrasi seperti ini, tanggung jawab nasional kita dipertaruhkan, yaitu tanggung jawab untuk selalu menjaga aset vital bangsa yang tak ternilai harganya, yakni semangat kerukunan, persaudaraan dan persatuan,” sambungnya.

“Disamping infrastruktur pengairan untuk memenuhi kebutuhan air dan irigasi serta infrastruktur energi kecukupan, adalah merupakan persyaratan untuk menjadi negara maju karena tidak ada satupun negara maju tanpa didukung struktur yang cukup. Sebagaimana dinyatakan Presiden Joko Widodo bahwa memiliki sekitar 39% dari yang seharusnya, walaupun demikian Alhamdulillah pembangunan infrastruktur dalam 4 tahun terakhir dirasakan manfaatnya”, ungkapnya.

Bupati Madina juga menyampaikan bagaimana strategi yang dilaksanakan pemerintah saat ini dalam mewujudkan pembangunan dari daerah pinggiran karena pembangunan di wilayah pinggiran dapat mempertegas keadilan dan kedaulatan negara. Begitu juga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah memberi perhatian khusus untuk pendidikan di wilayah terluar terdepan dan Tertinggal bahkan Kemendikbud memberi perhatian khusus pada pendidikan anak-anak Indonesia yang berada diluar batas negara seperti anak-anak kepulauan Indonesia yang berada di Sabah dan Serawak negara bagian Malaysia,

Bupati juga menyampaikan bahwa Presiden dalam banyak kesempatan menyampaikan kalau perhatian pemerintah saat ini mulai bergeser dari pembangunan infrastruktur ke pembangunan sumber daya manusia,” thema Hari Pendidikan Nasional tahun 2019 adalah menguatkan pendidikan memajukan kebudayaan adalah ini mencerminkan pesan penting Ki Hajar Dewantara”, katanya.

“Kekuatan sektor Pendidikan dan Kebudayaan terkait dengan dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang sarat nilai dan pengalaman kebudayaan, membingkai hadirnya sumber daya manusia yang berkualitas di Indonesia yang berkemajuan dalam perspektif pembangunan SDM dengan menekankan dua muatan yaitu pendidikan karakter dan penyiapan tenaga yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja dan dunia pendidikan di tingkat pusat dan daerah”, pungkasnya.

Usai pelaksanaan upacara Hardiknas, Bupati Madina menyerahkan piagam penghargaan kepada guru berprestasi dan selajutnya dalam rangka memeriahkan panitia menggelar perlombaan seperti lomba lari enggrang, lomba lari bakiak dan banting bantal. Turut hadir pada kegiatan Hardiknas Bupati madina Drs Dahlan Hasan Nasution, Sekda Madina Sahnan Batubara, Ketua TP PKK Ika Desika, Wakapolres Tongku Bosar Pane, Para OPD ,TNI dan undangan lainya. (Syahren)

Kategori
Berita Daerah

Dahlan Tinjau Saluran Irigasi dan Gorong-gorong Tersumbat Akibat Banjir Lumpur di Hutabargot

Madinapos.com – Panyabungan.

Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution melaksanakan peninjauan Saluran Irigasi Sekunder Kiri dan dibawahnya ada Gorong-gorong tersumbat dan tertimbun lumpur dan air tidak mengalir , akibat meluapnya Aek Siaporas beberapa bulan lalu, menimbulkan sawah dan ladang karet warga tertimbun lumpur tebal dan menyebabkan kerusakan.

Peninjauan Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution di dampingi Kaslan Dalimunthe, Pegawas Utama Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera ll Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kadis PUPR Madina Syahruddin, ST, Sobir Lubis, Humas PT. Dyandra Drs. Jakfar Siddik Nasution, UPL PSDA Provinsi Yusuf Harahap, Zahir Arif dan Yulianto, Camat Hutabargot Indra Gunawan S. Sos, Darwin Rangkuti, dan beberapa kepala desa.

Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution menyampaikan gorong gorong disini sudah lama tertutup oleh lumpur, dengan panjang sekitar satu kilo meter, ” Kita akan membuka dan memperbaiki itu kembali agar kebutuhan air untuk masyarakat petani kita bisa terpenuhi sehingga mereka bisa bercocok tanam seperti biasanya”, katanya,  Sabtu (30/3)

“Bila air sudah terpenuhi masyarakat kita bisa serentak bertanam dengan hal demikian juga dapat meminimalisir adanya hama, tentu hasil panennyapun pasti memuaskan”, ujarnya.

Ketika disinggung apakah itu lumpur Tong Tambang..? Bupati mengatakan dia tidak mau menduga-duga, ” Saya tidak mau menyalahkan siapa siapa, saya hadir untuk memberikan solusi yang terbaik buat masyarakat kita “ujarnya

Sementara M. Nisar Kades Sayur Maincat menuturkan puluhan hektar kebun warga tertimbun lumpur akibat banjir sekitar lima bulan yang lalu,” sejak insiden itu gorong gorong di bawah saluran irigasi ini tersumbat lumpur tebal, yang mengakibatkan ratusan hektare sawah kekeringan,saya berharap dengan kedatangan bapak bupati meninjau langsung  kesini maka gorong-gorong ini dapat segera diperbaiki”, sebutnya. (Syahren)

Kategori
Nasional

Solusi Konflik Pertanahan, Bupati Madina Usulkan Pelepasan Kawasan Hutan  2.000 Ha

Madinapos.com – Jakarta.

Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal mengusulkan pelepasan kawasan hutan lindung seluas 2.000 Ha sebagai solusi penyelesaian  konflik pertanahan. Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution berharap hasil evaluasi ini nantinya dapat berguna bagi kepentingan masyarakat dan menyelesaikan persoalan yang ada.

Rapat yang diselenggarakan di Kantor Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian LH dan Kehutanan pada Jumat (22/3/19) tersebut dihadiri Direktur Herban Henyandana S. HUT. M. Sc,  Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution, Ketua Kadin Madina Sobir Lubis,  Kadis Pertanian,  Pertanahan, Perizinan dan Lingkungan Hidup.

Bupati Madina memaparkan bahwa Luas Kawasan Hutan Madina saat ini seluas 392.132 Ha yang terdiri dari Hutan Lindung, Hutan Produksi dan Hutan Suaka Alam, ” kita sangat berharap keberadaan luasan hutan lindung itu dapat dievaluasi kembali dan ditinjau ulang untuk kepentingan masyarakat,  salah satunya sebagai solusi penyelesaian konflik pertanahan di Madina yang melibatkan banyak warga kita”, ungkapnya.

“Selain itu perlu rasanya kita mengeluarkan area pemukiman atau perladangan warga yang telah dikuasai turun temurun tersebut dari daftar area hutan lindung sehingga bisa disertifikatkan untuk menguatkan satus kepemilikan,  sehingga ini dapat meminimalisir konflik jangka panjang”, ungkap Bupati.

Sementara itu Direktur Pengukuhan dan Penatagunaan Kawasan Hutan Herban Heryandana, S. HUT,  M. Sc menyampaikan persetujuannya selama pelepasan kawasan untuk kepentingan masyarakat dan tidak melanggar peraturan pemerintah.

Kadis Pertanahan Faisal menuturkan bahwa pada dasarnya usulan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal tersebut sebelumnya juga meliputi lahan perkebunan masyarakat yang mencapai luasan 100.000 Ha di Kabupaten Mandailing Natal.”jadi semua itu sudah kita mohonkan untuk dikeluarkan,  semoga masyarakat dapat bersabar dan turut mendoakan upaya ini berhasil”, tuturnya. (PU/alqaf)

Kategori
Berita Daerah

Bupati Madina Drs. H. Dahlan Hasan Nasution Buka Musrenbang RKPD 2020

Madinapos.com – Panyabungan.

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2020 Kabupaten Mandailing Natal dibuka Bupati Mandailing Natal Drs.H. Dahlan Hasan Nasution. Mengharapkan Musrenbang nantinya dapat menjadi media interaktif bagi setiap stakeholder untuk menetapkan usulan kegiatan prioritas di Kabupaten Mandailing Natal untuk Tahun Anggaran 2020.

Pembukaan yang dilaksanakan di gedung serba guna Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan ini turut dihadiri Kepala BPBD Sumut, Riyadil Lubis mewakili Gubernur Sumut, Ketua DPRD Mandailing Natal H. Maraganti Batubara, Ketua TP.PKK, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasutin, Pimpinan OPD, para Camat se-Mandailing Natal dan para undangan lainnya, Kamis (21/03).

“Musrenbang Kabupaten ini merupakan forum antar pelaku pembangunan dalam rangka menghimpun, membahas dan menyepakati usulan usulan prioritas pembangunan yang bersumber dari aspirasi masyarakat yang merupakan kebutuhan mendesak, disinkronkan dengan program-program prioritas, baik ditingkat provinsi maupun pusat.peningkatan perekonomian salah satu pembukaan jalan Batang Toru ke Pantai Barat Mandailing Natal”, ungkap Bupati.

Bupati juga menguraikan kondisi Pelabuhan Palimpungan sudah selesai bisa disinggahi kapal 2.000 ton, Crude Palm Oil (CPO) yang selama ini dikirim via darat dan merusak jalanan, selanjutnya akan melalui pelabuhan pengiriman CPO. “Dasar untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Pantai Barat sudah dipersiapkan, mulai dari pembukaan jalan dan lokasi penunjang lainnya.Untuk itu kita harapkan perhatian dari pemerintah provinsi dalam menunjang tercapainya yang kita harapkan”, lanjutnya.

“Untuk mencapai prioritas pembangunan itu difokuskan pada bidang pembangunan manusia melalui pelayanan dasar, pembangunan ekonomi melalui peningkatan ketahanan pangan, pertanian, kelautan, perikanan, pariwisata, infrastruktur ekonomi dan serta produk-produk unggulan pembangunan, infrastruktur, peningkatan reformasi birokrasi dan peningkatan ketentraman dan ketertiban”, kata Bupati.

Sumber : Diskominfo-Madina
Editor : Adnan Shaleh

Kategori
Berita Daerah

Bupati Madina : Peran Perempuan Indonesia Menjadi Bagian Penting Dalam Perjuangan Bangsa

Madinapos. com – Panyabungan.

Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution membuka secara resmi Peringatan Hari Ibu Ke-90 Tingkat Kabupaten Mandailing Natal di Gedung Serbaguna Parbangunan  Rabu (26/12/2018). Pada sambutannya Bupati Madina menyatakan peran perempuan Indonesia menjadi bagian penting dalam perjuangan panjang bangsa ini untuk meraih kemerdekaan.

Kongres Perempuan Pertama 22 Desember 1928 di Yogyakarta yang telah mengukuhkan semangat dan tekad bersama untuk mendorong kemerdekaan Indonesia.”Sebagai apresiasi atas gerakan yang bersejarah itu, PHI ditetapkan setiap tanggal 22 Desember sebagai Hari Nasional bukan hari libur. PHI juga diharapkan dapat mendorong semua pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian, pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.” Ungkap bupati.

Bupati menyampaikan harapannya agar PHI dapat membawa pengaruh positif bagi peningkatan kualitas hidup, pemenuhan hak dan kemajuan perempuan serta keyakinan yang besar bahwa perempuan apabila diberi peluang dan kesempatan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

“Saat ini bahkan terbukti perempuan dalam berbagai dimensi kehidupan berbangsa dan bernegara, mampu menjadi motor penggerak dan motor perubahan . Perempuan Indonesia masa kini memahami Prinsip kesetaraan yang mendasari tentang pentingnya pembagian tugas, peran dan tanggungjawab yang seimbang antara perempuan dan laki-laki mulai dari lingkup keluarga, masyarakat bahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.” Ungkapnya.

Bertepatan dengan PHI ke-90 Tahun 2018 ini telah diusung tema: Bersama meningkatkan peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan keluarga untuk kesejahteraan bangsa”. Tema ini dibangun dengan melihat situasi dan kondisi bangsa Indonesia Tahun 2018 dan menyelaraskan dengan arah kebijakan pembangunan PP dan PA sebagaimana telah tercantum dalam RPJMN 2015-2019 serta mewujudkan Nawacita sebagai salah satu agenda nanasional.

“Berbagai persoalan sosial saat ini marak terjadi, dan tentunya diperlukan berbagai cara untuk dapat mencegahnya. Peran keluarga menjadi salah satu yang diharapkan dapat menjadi bagian utama/pilar untuk mencegah terjadinya kekerasan melalui penanaman nilai-nilai,  karakter, dan budi pekerti.” Kata Bupati.

Bupati juga menraikan bahwa ketahanan keluarga sekaligus menjadi pondasi dalam menerapkan kehidupan yang harmonis, damai, dan religius. “keterlibatan semua unsur masyarakat dan multi stakeholder sangat diperlukan, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye/gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan, dan pencapaian kesetaraan gender. He for She menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai ke akar rumput”, paparnya.

Kegiatan ink turut dihadiri Kapolres Madina AKBP Irsan Sinuhaji,  SIk.MH, Ketua TP PKK Ny Ika Desika Dahlan, Ketua Bhayangkari Madina, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Madina, Ketua Darma yukti Karini Madina, Ketua Organisasi Perempuan se Madina, Para Camat dan Ketua PKK Tingkat Kecamatan se Madina dan tamu undangan lainnya. (Syahren)

Kategori
Nasional

Presiden Jokowi Terima Kunjungan Silaturahmi Bupati Madina dan Ulama Mandailing Natal

Madinapos.com – Jakarta.

Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menerima kunjungan silaturrahmi ulama dari Kabupaten Mandailing Natal di Jakarta Selasa (18/12) pagi, dalam acara silaturrahmi tersebut Bupati Madina Drs. Dahlan Hasan Nasution menyampaikan undangan Tabligh Akbar dari Para Ulama dan Tokoh Masyarakat Mandailing Natal yang akan dilakukan pada pertengahan Januari 2019 nanti.

Acara silaturahmi tersebut dihadiri Syech H. Abdul Baits Nasution. LC.MA, Syech H. Abdul Malik Roihan Rangkuti, H. Esmin Pulungan, Syech H. Mahyuddin Nasution, Syech Warfa’ni bin Guci, Ustadz Syukri Tanjung, Syech Ali Asman Hasibuan, H. Ahmad Nasution, H. Muhammad Yunus, Drs. Dahlan Hasan Nasution Bupati Mandailing Natal, Sobir Lubis Ketua Kadin Madina, H. Aswin Parinduri Ketua Hikma Sumut serta Drs. H. Afifuddin Lubis.

Bupati Mandailing Natal Drs. Dahlan Hasan Nasution menyampaikan acara silaturrahmi dengan ulama dari Mandailing Natal tersebut berjalan sangat akrab dan penuh kekeluargaan,” kami sangat paham dengan padatnya jadwal beliau, namun pertemuan silaturahmi itu penuh kekeluargaan karena saat ini beliau juga bahagian dari masyarakat Mandailing Natal dan ulama kita juga saling sapa serta berdiskusi dengan beliau”, kata Bupati.

“Kami juga menyampaikan undangan kepada Bapak Presiden untuk berkunjung ke Kabupaten Mandailing Natal sekitar tanggal 11 Januari 2019 nanti dalam rangka Tablik Akbar sekaligus peletakan batu pertama Monument Jenderal AH Nasution dan Lounching aliran listrik dari Geotermal ke Gardu PLN yang juga nantinya dirangkai dengan acara keluhuran Adat dan Budaya Mandailing Natal”, lanjut Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa pada kesempatan tersebut,  Presiden Jokowi menyampaikan terimakasih atas kedatangan Ulama dan Tokoh Masyarakat dari Mandailing Natal, ” beliau menyampaikan kepada kami akan datang ke Mandailing Natal namun jadwalnya akan disesuaikan kemudian”, ungkapnya.

Sementara itu, Sobir Lubis Ketua Kadin Mandailing Natal yang turut mendampingi juga menyampaikan terimakasihnya kepada Bapak Bupati yang terus berupaya mempercepat laju pertumbuhan pembangunan dan ekonomi di Kabupaten Mandailing Natal pada setiap kesempatan yang ada.

“Saya berterimakasih kepada bapak Bupati,  semoga Allah Swt tetap memberi kesehatan dan kekuatan serta tabah menghadapi dinamika politik,  karena saya yakin beliau tulus dan ikhlas dalam membangun Mandailing Natal”, ungkap Sobir.(PU/Alqaf)

Kategori
Berita Daerah

Lantik 19 Pejabat Eselon II, Bupati Madina : Tugas Berat, Menaklukkan Diri Sendiri

Madinapos.com – Panyabungan.

Bupati Mandailing Natal Drs H Dahlan Hasan Nasution melantik 19 Pimpinan Tinggi Peratama / Pejabat Eselon II.b di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal. Dalam sambutannya bupati berpesan bahwa jabatan tersebut didapatkan karena prestasi dan hasil seleksi, tugas berat yang dihadapi adalah menaklukkan diri sendiri.

Hal tersebut disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) Drs. H. Dahlan Hasan Nasution saat melantik 19 pejabat eselon II b dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Madina, Jum’at (7/7) di Aula Kantor Bupati Pemkab Madina.

Pelantikan  ini sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor:821.2/0639/K/2018 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Turut hadir Sekda Madina M. Syafei Lubis, Dandim 0212 Abdul Kodir Harahap, Wakapolres Madina Drs Tongku Bosar Pane, Kemenag dan Opd, PKK Madina dan insan pers.

Kepada media, Bupati menyampaikan selamat bagi seluruh pejabat yang baru dilantik kiranya dapat bekerja dengan baik demi mewujudkan pembangunan diwilayah Kabupaten Mandailing Natal sesuai dengan harapan masyarakat,” perlu diketahui, jabatan adalah amanah yang diemban dipundak pejabat sebagai seorang pimpinan pada subtansinya untuk menjalankan roda pemerintahan sekaligus melayani dan mengayomi masyarakat demi kemajuan Kabupaten Mandailing Natal”, ungkapnya.

Eslon II. b yang hari ini dilantik adalah, Ir. Bahren Lubis – Kadis Perikanan dan Kelautan, Gozali, SH. MM – Staff Ahli Bid. Keuangan, Hadi Ashari Nasution S. Sos, MM – Ka.Balitbang, Drs. Sahnan Batubara, MM Asmum Setdakab, M. Yasir Nasution, Spd – Ka. BPBD, Ikwan Efendi, Spd. MM -Kadis. Kop. UKM, Kasmir, S.Pd. MM – Kadis. LH, Ir. Donna Dameria, MM – Ka. PP-PA, Alamulhaq Dly, SH – As. Adm. Kesra, M. Ikbal, S.Psi – Ka.Pemdes, Khairunnida, Spd. MM – Ka. Perpustakaan Arsip Daerah, Adanan, SH. MM – Kadis PPKB, M. Amin, S. Sos – Kesbangpol, M. Taupik Lubis, SH. MM – Kadis. Sos, Hendra Edisaputra, Ap.MM – Kadishub, Siar, SP – Pj. Kadis. Ketahanan Pangan, Saring, SH – Pj. Kadis Pariwisata, Rahmadsyah Lubis, ST. MM – Pj. Kadis Perkim, Kamal Rangkuti, S.Sos, MM – Pj. Ka. Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset. (Syahren).

Kategori
Berita Daerah Pendidikan

Bersyukur, STAI Madina Jadi Perguruan Tinggi Negeri

Madinapos.com. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mandailing Natal telah berubah status menjadi Perguruan Tinggi Negeri. Perubahan status ini dituangkan melalui Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal.
Drs. Dahlan Hasan Nasution, Bupati Kabupaten Mandailing Natal mengajak seluruh masyarakat Mandailing Natal bersyukur karena ini adalah berkah ” ini berkat perjuangan semua pihak dan do’a seluruh masyarakat apa yang dicita – citakan akhirnya bisa terwujud” ujarnya kepada Media melalui humas Pemkab Madina, Penyabungan Kamis (8/2). Namun Bupati kembali meminta agar masyarakat jangan berpuas diri dulu karena masih banyak pembangunan pada bidang lain yang perlu terus digenjot.
Disampaikan bahwa kedepan, selain Bidang Teknologi Keagamaan Islam, Perguruan Tinggi Negeri  juga akan menyelenggarakan pendidikan profesi lainnya, tentunya  jika telah memenuhi syarat. Selain itu dibidang pendanaan, semula penyelenggaraan pendidikan selama masih berstatus Badan Layanan Umum (BLU) sepenuhnya bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal, maka setelah menyandang status PTN untuk selanjutnya sumber pendanaan bagi STAIM dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).(alqaf/fhoto net)