Pengurus DPP Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa Resmi Dikukuhkan Bupati Palas

Madinapos.com, Padang Lawas –Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa Kabupaten Padang Lawas resmi dikukuhkan Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., di Lapangan SMK Negeri 1 Barumun Sibuhuan, Jumat (10/10/2026).

Agenda tersebut merupakan agenda resmi adat budaya Kabupaten Padang Lawas, yakni Upah-Upah Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas sekaligus pengukuhan pengurus DPP Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa.

Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan Nomor AHU-0005509.AH.01.07.Tahun 2025 tentang Pendirian Perkumpulan Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa.

Ketua DPP Dalihan Natolu, Sahrul Hasibuan, dinobatkan memimpin prosesi adat Upah-Upah Bupati Padang Lawas yang diberi gelar adat Sutan Martua Alam dan Wakil Bupati Ahmad Fauzan Nasution yang diberi gelar Baginda Ahmad Fauzan Nasution.

Pengukuhan ditandai dengan ucapan adat “Horas” sebanyak tiga kali di hadapan para pemangku adat Kabupaten Padang Lawas.

Turut hadir dalam acara tersebut Raja-Raja Luat Pahae Barumun Pahulu Sosa, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, Wakil Bupati Ahmad Fauzan Nasution, Ketua DPRD beserta jajaran anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas, Sekretaris Daerah, Kapolres Padang Lawas, Kasipidum Kejaksaan Negeri Padang Lawas, unsur OPD Kabupaten Padang Lawas, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para tamu undangan lainnya.

Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan gelar Sutan Martua Alam dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada DPP Dalihan Natolu yang telah menunaikan nazar atas kemenangan Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas periode 2024-2029.

Hal itu disampaikan Bupati saat menjawab hata pasu-pasu atas upah-upah yang ditunaikan DPP Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa.

Selain itu, Bupati juga mengatakan bahwa Organisasi Masyarakat Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa merupakan organisasi istimewa di kabupaten Padang Lawas, karena merupakan organisasi yang berdiri dan berpusat di Kabupaten Padang Lawas.

Sementara itu, Ketua Panitia Pengukuhan Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa, Putra Halomoan Hasibuan, dalam sambutannya menegaskan bahwa mulai dari pendirian hingga pengukuhan DPP Dalihan Natolu tidak menggunakan anggaran APBD Kabupaten Padang Lawas.

“Melalui sambutan ini kami sampaikan Pak Bupati, mulai dari pembentukan hingga pengukuhan DPP Dalihan Natolu Padang Lawas yang digelar hari ini, tidak menggunakan anggaran dari pemerintah,” paparnya.

DPP Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa terdiri dari unsur kekerabatan adat yang dikenal dengan sebutan Mora, Kahanggi, dan Anak Boru. Ketiga unsur tersebut merupakan bagian penting dalam sistem kekerabatan masyarakat Mandailing dan Batak Angkola yang menjadi pedoman dalam membangun hubungan kekeluargaan dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.

Organisasi adat ini mengusung slogan “Tano Adat Di Gonggom Ibadat” menuju Padang Lawas yang mandiri, amanah, jaya, dan unggul.

Sahrun Hasibuan sebagai ketua Umum Dalihan Natolu mengatakan, bahwa organisasi ini merupakan pembenahan dan mempertahankan adat istiadat yang ada di daerah Kabupaten Padang Lawas jangan sampai terkontaminasi oleh budaya lain yang kebablasan hingga adat leluhur terlupakan.

“Pembentukan Dalihan Natolu ini merupakan wadah yang akan tetap pada nilai nilai budaya yang tinggalkan oleh leluhur dan yang sangat sakral untuk menjadi pedoman beradat dan berbudaya” kata Sahrun.

Pelaksanaan upah-upah adat dan pengukuhan pengurus DPP Dalihan Natolu Pahae Barumun Pahulu Sosa pada 10 Oktober 2026 menjadi salah satu momentum pelestarian budaya di Kabupaten Padang Lawas.

Penulis: A Salam Siregar.