Pekerja Tambang Emas Tanpa Izin di Simpang Tolang Tewas Tertimpa Pohon Saat Tidur

Madinapos.com, Panyabungan – Sebuah tragedi maut kembali mencuat dari kawasan penambangan emas tanpa izin (PETI). Seorang pekerja tambang berinisial AW (43), pria asal Sunda, Jawa Barat, yang telah berumah tangga dengan warga Desa Sirambas, ditemukan tewas setelah tertimpa pohon tumbang di lokasi tambang kawasan Simpang Tolang Julu, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (19/10).

Musibah nahas tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Sirambas, Ilman Suhdi. Saat ini, jenazah korban telah berada di rumah duka guna menjalani persiapan proses pemakaman.

” Kronologisnya, saat korban sedang tidur sekira pukul 02.30 WIB Senin dini hari, ia tertimpa pohon tumbang di kamp lobang di lokasi Simpang Tolang Julu yang menyebabkan korban meninggal dunia ditempat,” ungkap Ilman Suhdi saat dikonfirmasi pada Senin pagi.

Berdasarkan keterangan kepala desa, korban AW diketahui bekerja sebagai karyawan di area penambangan tersebut di bawah naungan seorang pengusaha (touke) yang berdomisili di Kecamatan Panyabungan.

” Iya abang, dari informasinya AW diduga merupakan karyawan dari SC yang mempunyai bengkel di Pidoli Lombang,” tambahnya.

Sementara itu, menanggapi insiden tersebut, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy menegaskan bahwa peristiwa ini sudah dalam penanganan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kotanopan bersama Polres Madina.

Ia menyatakan bahwa serangkaian pemeriksaan telah dilaksanakan guna mengumpulkan hasil penyelidikan terkait penyebab pasti kematian korban, sekaligus mendalami ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam insiden maut ini.

Media ini juga mencoba menkonfirmasi yang diduga pemilik lobang melalui pesan WhatsApp, namun masih centeng satu. (Suaib Rizal).