Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bergerak cepat menyikapi kabut asap pekat yang menyelimuti wilayah Madina dalam dua hari terakhir dengan menggelar rapat khusus bersama OPD terkait, diruangan kerjanya pada Rabu, (14/10/2026).
Bupati Saipullah mengatakan, berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kabut asap tersebut dipicu pergerakan angin dari timur ke barat daya yang membawa dampak dari sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah regional.
“Kondisi terparah terpantau di wilayah Puncak Sorik Marapi akibat faktor ketinggian wilayah,” ujar Saipullah.
Saipullah mengungkapkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaporkan indeks kualitas udara berdasarkan aplikasi pemantauan menunjukkan angka di kisaran 44 mikrogram, yang telah melewati batas normal sehat di angka 20 ke bawah. Sementara tingkat jarak pandang menurun di angka 1 hingga 4 kilometer.
Ia memastikan, wilayah Sumatera Utara sendiri bersih dari titik api (hotspot). Kabut asap yang menyelimuti Madina merupakan kiriman regional dari wilayah timur seperti Kalimantan Selatan, Jambi, serta Bangka Belitung.
Sebagai langkah darurat demi melindungi kesehatan anak sekolah, Bupati Saipullah secara resmi mengambil keputusan strategis memberlakukan proses belajar mengajar secara jarak jauh (daring) dari rumah.
“Kebijakan ini berlaku bagi seluruh satuan pendidikan di bawah kewenangan kabupaten, mulai dari PAUD, TK, SD, hingga SMP, terhitung sampai hari Sabtu mendatang sebelum kita evaluasi lanjutan,” tegas Saipullah.
Untuk tingkat SMA/SMK sederajat serta sekolah keagamaan di bawah naungan Kementerian Agama dan pondok pesantren, Bupati mengatakan telah menginstruksikan Dinas Pendidikan dan instansi terkait untuk mengoordinasikan penerbitan imbauan dan surat edaran serupa secara selaras.
Bupati Saipullah juga menginstruksikan langkah mitigasi di ruang publik dengan menggelar aksi pembagian masker massal bersama Polres Madina yang dipusatkan di area operasi pasar dan jalan umum.
“Saya mengimbau masyarakat untuk membatasi aktivitas di luar ruangan serta senantiasa mengenakan masker jika terpaksa beraktivitas di luar rumah. Bagi warga yang membutuhkan, masker tersedia di posko BPBD,” kata Saipullah.
Ia berkomitmen, Pemkab Madina akan terus memonitor perkembangan kualitas udara dan jarak pandang guna memastikan keselamatan serta perlindungan kesehatan seluruh warga berjalan optimal. (Suaib Rizal).


