Madinapos.com, Muara Batang Gadis – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Mandailing Natal (Madina) naik kapal Robin selama kurang lebih empat jam demi menemui dan menyalurkan bantuan sembako kepada korban bencana alam di Siulang-aling Kecamatan Muara Batang Gadis, Jum’at (12/12).
Bantuan ini langsung diserahkan oleh Ketua Fraksi DPRD Partai NasDem Suhelmi Saputra dan Anggota Tasmil serta Sekjen Baharuddin dan sejumlah pengurus lainnya dipusatkan di Desa Lubuk Kapundung II.

Hadir dalam penyaluran bantuan ini kepada desa dan jajaran dari keempat desa yang ada di Siulang-aling, seperti Hutarimbaru, Ranto Panjang, Lubuk Kapundung I dan II.
Ketua Fraksi DPRD NasDem Mandailing Natal Suhelmi Saputra mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak musibah banjir beberapa hari lalu di Siulang-aling. Sehingga saudara kita tersebut sempat diungsikan dan terisolir lebih dari satu minggu.
” Hari ini kita menyerahkan bantuan dari DPW NasDem Mandailing Natal berupa kebutuhan bahan pokok untuk beberapa hari kedepannya kepada saudara kita terdampak bencana alam, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa meringankan beban hidup mereka pasca musibah yang baru saja menimpa,” kata Suhelmi.
Suhelmi juga mengatakan, Fraksi DPRD Partai NasDem Madina dorong dan mendukung penuh dibukanya insfratruktur jalan ke wilayah terisolir tersebut, sehingga akses saudara kita yang bermukim di empat desa itu bisa lancar tanpa harus lewat sungai lagi seperti sebelumnya.
Kemudian Helmi mengungkapkan, dalam rapat paripurna R-APBD 2026 beberapa hari lalu, pembukaan akses jalan ini masuk salah satu poin prioritas yang ia suarakan bersama Fraksi nya di DPRD Mandailing Natal.

” Di penyusunan R-APBD pun, pembukaan akses jalan ini telah kita suarakan dalam pandangan umum kita waktu itu, karena sudah sangat pantas demi memberikan kesejahteraan dan kesetaraan hidup terhadap masyarakat Mandailing Natal,” ungkapnya.
Sementara Tasmil menambahkan, ia bersama Fraksi nya siap mengkawal terus usulan pembangunan akses jalan ini, karena ia mengaku sedih melihat kondisi masyarakat di wilayah itu, apalagi saat musim hujan dan bencana datang menutup jalur pendistribusian bantuan ke empat desa itu.
” Kita siap kawal usulan ini ke Pemkab Mandailing Natal dan instansi terkait,” pungkas Tasmil. (Redaksi).
