Bupati Madina Nyatakan Perang Terhadap Narkoba: Ganja Lokal Kini Tembus Pasar Nasional

Madinapos.com, Hutabargot – Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, mengeluarkan pernyataan tegas terkait darurat narkotika di wilayahnya. Ia menyebut peredaran ganja asal Madina kini telah meluas hingga ke Jakarta dan berbagai kota besar lainnya di Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan Saipullah saat menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang diselenggarakan oleh Poros Pelajar Madina di Desa Hutabargot Lombang, Kecamatan Hutabargot, Selasa (23/06/2026).

Bupati menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika di Madina bukan lagi persoalan yang bisa dianggap sepele. Menurutnya, dibutuhkan pendekatan yang luar biasa untuk memberantas musuh nyata ini.

” Narkoba bukan barang biasa. Ini musuh luar biasa, jadi penanganannya harus luar biasa juga,” tegas Saipullah di hadapan masyarakat dan para pemuda yang hadir.

Saipullah menilai bahwa upaya pemberantasan yang dilakukan oleh TNI, Polri, dan BNN selama ini perlu diperkuat dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Ia menekankan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah masuknya narkoba ke generasi muda.

Oplus_16908288

” Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat. Keluarga adalah benteng pertama. Awasi anak-anak kita, awasi lingkungan kita,” imbaunya.

Sebagai langkah konkret pemerintah daerah, Bupati mengungkapkan rencana untuk mengalihfungsikan bangunan lama RSUD menjadi pusat rehabilitasi pecandu narkoba. Langkah ini diharapkan mampu memberikan akses pemulihan yang lebih dekat bagi warga Madina.

” Ke depan bangunan lama RSUD akan kita fungsikan sebagai pusat rehabilitasi. Kita ingin korban narkoba bisa pulih dan kembali produktif,” tambah Saipullah.

Menutup arahannya, Bupati Saipullah Nasution menegaskan bahwa komitmen untuk membersihkan Madina dari narkoba adalah harga mati. Ia mengajak sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, serta pelajar untuk menjaga masa depan generasi penerus Madina.

” Madina harus bebas narkoba. Ini harga mati. Mari kita jaga bersama demi masa depan generasi kita,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Hutabargot Lombang, Muhammad Said, SE, mengungkapkan kebanggaannya karena desanya terpilih sebagai Desa Binaan Bebas Narkoba oleh Polres Mandailing Natal.

Penunjukan ini tertuang dalam surat telegram Kapolda Sumatera Utara Tahun 2026. Desa Hutabargot Lombang terpilih menjadi perwakilan Polres Mandailing Natal untuk dibawa ke Polda Sumut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.

Muhammad Said menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya preventif secara konsisten. “Kami telah banyak melakukan sosialisasi terkait pemberantasan narkoba di desa kami, bekerja sama erat dengan jajaran Polres Mandailing Natal sebagai langkah nyata menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika,” ujarnya.

Perwakilan Kepala BNNK Madina, Faridah Nasution, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengajak generasi muda untuk berperan aktif sebagai agen pencegahan melalui edukasi di lingkungan sekolah dan komunitas.

” Narkoba merusak masa depan. Mari kita jaga anak-anak kita. Jika melihat peredaran atau penyalahgunaan, segera laporkan ke BNN, polisi, atau kepala desa,” imbau Faridah. (Suaib Rizal).