Menu

Mode Gelap

Nasional

Bupati Deli Serdang Pimpin Hardiknas 2026, Fokus Tingkatkan kwalitas pendidikan untuk capai Indonesia Emas 2045


Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Madinapos.com, Lubuk Pakam – Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Alun-alun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (2/5/2026).

‎Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan bukan semata tanggung jawab Dinas Pendidikan, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu dan berdaya saing.
‎“Partisipasi semesta demi pendidikan bermutu harus menjadi gerakan bersama. Pendidikan berkualitas adalah fondasi utama dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

‎Bupati juga memaparkan capaian pendidikan di Kabupaten Deli Serdang, khususnya pada aspek literasi dan numerasi yang masih memerlukan perhatian serius. Pada tahun 2025, skor literasi tingkat SD tercatat 55,69, sementara numerasi berada di angka 48,64. Kondisi ini menunjukkan masih adanya siswa yang belum memiliki kemampuan dasar membaca dan berhitung secara optimal.

‎Sementara itu, pada tingkat SMP, capaian literasi berada di angka 67,92 dan numerasi 60,74. Meski lebih baik dibandingkan tingkat SD, angka tersebut masih berada di bawah target yang diharapkan.
‎“Kita masih menemukan siswa yang duduk di kelas III SD namun belum lancar membaca. Ini harus menjadi perhatian serius. Sekolah harus fokus pada pembelajaran yang mengasah kemampuan bernalar, bukan sekadar kemampuan membaca dasar,” tegasnya.

‎Di sisi lain, Bupati juga menyoroti kondisi sarana dan prasarana pendidikan. Dari total 5.965 ruang kelas sekolah negeri, sebanyak 906 ruang kelas mengalami kerusakan berat. Untuk itu, pemerintah daerah terus melakukan berbagai upaya perbaikan melalui revitalisasi sekolah, pembangunan ruang kelas baru, serta rehabilitasi fasilitas pendidikan melalui dukungan APBN, APBD, bantuan provinsi, CSR perusahaan, dan partisipasi masyarakat.

‎Sebagai langkah peningkatan akses dan efisiensi pendidikan, Pemkab Deli Serdang juga melaksanakan program regrouping sekolah. Pada tahun 2026, direncanakan regrouping terhadap 110 Sekolah Dasar Negeri, khususnya pada sekolah-sekolah yang berada dalam satu kawasan namun memiliki manajemen terpisah.

‎Pemerintah daerah juga terus memberikan dukungan kepada peserta didik melalui program beasiswa yang menyasar 900 siswa SD, 3.551 siswa SMP, serta 670 siswa melalui program pendidikan nonformal (PNF). Selain itu, bantuan perlengkapan sekolah juga diberikan guna menunjang proses belajar mengajar.

‎Dalam rangka meningkatkan disiplin dan profesionalitas tenaga pendidik, Pemkab Deli Serdang menerapkan jam kerja 37,5 jam per minggu serta kewajiban jam mengajar 27 jam. Melalui sistem presensi online, tingkat kehadiran guru tercatat mencapai 96,4 persen, yang disertai dengan pengawasan rutin setiap pekan.

‎Bupati juga menegaskan komitmen terhadap integritas di dunia pendidikan melalui penerapan Pakta Integritas Anti Gratifikasi. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi pemberian dalam bentuk apapun dari siswa atau wali murid kepada guru, termasuk pada momen peringatan hari besar, ulang tahun, maupun bentuk apresiasi lainnya.
‎“Tidak boleh ada lagi praktik pemberian, walaupun hanya sekadar bunga. Jika terjadi, akan kami tindak tegas,” tegasnya.

‎Selain itu, Bupati juga melarang adanya pungutan kepada siswa dengan alasan apapun, termasuk kegiatan seperti darmawisata atau study tour yang memberatkan orang tua.
‎Sebagai bagian dari peningkatan kualitas lingkungan sekolah, Pemkab Deli Serdang juga mengimplementasikan program Sekolah ASRI (Aman, Sehat, Religius, dan Indah).

Program ini mencakup pencegahan kekerasan dan bullying, penyediaan kantin sehat, kegiatan kerohanian sebelum pembelajaran, serta pengembangan sekolah berbasis lingkungan melalui program Adiwiyata.

‎Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pemerintah akan memberikan penghargaan (reward) kepada pihak yang berprestasi serta sanksi (punishment) bagi yang melanggar aturan.
‎“Semua ini kita lakukan untuk menyiapkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” tutupnya.

‎Upacara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, SS, Ketua TP PKK Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Dedi Maswardy, para asisten, staf ahli, kepala OPD, camat, serta undangan lainnya. (RHy).

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Saipullah Lantik Pengurus IKANAS Sumut Periode 2025-2030, Gubsu Sampaikan Pesan Penting

4 Mei 2026 - 09:21

Sinergi dengan Kodim 0212/TS, Distan Madina Targetkan Pemulihan Lahan Pertanian Tuntas Akhir Mei 2026

2 Mei 2026 - 15:59

Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Wabup Madina Apresiasi Penampilan Seni yang Dipertunjukkan

2 Mei 2026 - 15:01

Kepala Sekolah se Panyabungan Timur Kompak Jadi Petugas Upacara Hardiknas 2026

2 Mei 2026 - 14:29

Wabup Atika Terima Perwakilan Kementan, APBN Dikucurkan untuk Optimasi dan Rehabilitasi Lahan di Madina

1 Mei 2026 - 22:34

Hadiri May Day Sumut 2026, Bupati Madina Terima 500 Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Pekerja Rentan

1 Mei 2026 - 14:31

Trending di Nasional