Madinapos. com – Panyabungan Utara.
Rahmad Haholongan bayi berusia 2 bulan anak ke empat dari pasangan Isren Hasibuan dan Delina, warga Kelurahan Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara lahir dengan kondisi fisik yang tak seberuntung bayi lain pada umumnya. Diketahui si cabang bayi tidak punya langit-langit mulut (bibir sumbing) sehingga susah minum ASI dari orang tuanya.
Saat mendampingi kunjungan Camat Panyabungan Utara Idris Batubara dan Lurah Mompang Ahmad Lenda Haryanto Jum’at (26/7/2019) kerumah orang tua Rahmad, media ini melihat kondisi perekonomian keluarga belum memiliki kemampuan utuk mengobati bayi Malang tersebut.
Kepada media ini Delina bercerita kalau suaminya hanya bekerja sebagai tukang deres pohon karet, ” dengan penghasilan Rp. 150 ribu perminggu lah kami sekeluarga hidup, itu hanya dicukupkan untuk makan sekeluarga, sementara untuk perobatan Rahmad kami tak punya daya sama sekali”, ungkapnya.
Ketika ditanya, apakah keluarga ibu mendapat program bantuan dari pemerintah ? seperti PKH, BPJS atau Rasta?, ibu bayi Malang ini hanya terdiam, ” kami tidak pernah mendapatkan bantuan seperti itu pak”, ungkapnya dengan sedih.
Lebih lanjut Delina menuturkan bahwa mereka pernah mencoba membawa Rahmad ke Dokter untuk konsultasi mengenai upaya yang harus dilakukan untuk penanganan bibir sumbing ini, ” pernah coba kami bawa ke Dokter, katanya Rahmad bisa di Operasi setelah berumur 3 bulan, namun menjelang memasuki bulan ketiga kami belum memiliki dana yang cukup pak”, ungkap ibu ini.
Pada kesempatan tersebut Camat Panyabungan Utara Idris Batubara dan Lurah Mompang Ahmad Lenda Haryanto berinisiatif untuk. memberikan bantuan kepada orang tua bayi Rahmad, ” semoga ini bermanfaat dan ada dermawan lainnya yang turut membantu”, sebut Camat. (Syahren)











