Madinapos.com, Panyabungan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh sektor kesehatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Tiga Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan Madina sukses memborong seluruh gelar juara utama kategori Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) Terbaik dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN tingkat Kantor Cabang pada ajang bergengsi nasional “Seva Paramahita Award”, Selasa, ( 15/9/26 ).
Tidak tanggung-tanggung, Madina menyapu bersih posisi tiga besar sekaligus:
Juara 1: Puskesmas Ulu Pungkut (Kabupaten Mandailing Natal)
Juara 2: Puskesmas Gunung Tua (Kabupaten Mandailing Natal)
Juara 3: Puskesmas Sinunukan (Kabupaten Mandailing Natal)
Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, S.H., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas prestasi gemilang yang diraih oleh jajaran Dinas Kesehatan serta fasilitas kesehatan tingkat pertama di daerahnya. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan bukti nyata dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat.

“Prestasi luar biasa ini membuktikan bahwa kerja keras seluruh tenaga kesehatan di Mandailing Natal membuahkan hasil yang membanggakan, tidak hanya di tingkat regional tetapi juga nasional. Kami berpesan agar capaian ini tidak membuat cepat puas, melainkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan setara bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Bupati Saipullah.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Mandailing Natal, drg. Muhammad Firdausi Batubara, M.K.M., menjelaskan bahwa Seva Paramahita Award merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari BPJS Kesehatan kepada FKTP seperti Puskesmas yang dinilai paling berkomitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik pada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Ia memaparkan, terdapat enam indikator utama yang menjadi instrumen penilaian dalam ajang nasional ini:
Mutu Pelayanan JKN: Memberikan layanan yang mudah, cepat, setara, dan tidak diskriminatif kepada peserta JKN tanpa adanya iur biaya tambahan.
Masa Kemitraan: Telah menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan minimal selama dua tahun.
Rekam Jejak Kepatuhan: Tidak pernah mendapatkan Surat Peringatan dari BPJS Kesehatan dalam rentang waktu tertentu.
Bebas Fraud: Tidak memiliki catatan atau sedang dalam proses penanganan kecurangan (fraud) dalam layanan kesehatan.
Nilai Rekredensialing: Memiliki hasil skor rekredensialing (kredensial ulang fasilitas kesehatan) terakhir yang tinggi (di atas 80).
Indikator Kinerja & Digitalisasi: Penilaian indikator kepatuhan layanan seperti pemanfaatan sistem antrean online, angka kontak, rasio rujukan, serta pengelolaan program promotif-preventif seperti Prolanis.
Lebih lanjut, drg. Muhammad Firdausi Batubara menegaskan bahwa pencapaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras serta dedikasi seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Mandailing Natal yang senantiasa menjalankan bimbingan dan arahan langsung dari Bupati dan Wakil Bupati Madina dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan masyarakat. (Hamzah).

