Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution Buka Rapat Sosialisasi Penertiban PETI

Madinapos.com, Panyabungan – Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, secara resmi membuka Rapat Sosialisasi untuk menyikapi maraknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Mandailing Natal, Selasa (28/7).

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Kaporles diwakili Wakapolres, Dandim diwakili Danramil 13 Panyabungan, Kajari diwakili Kastel, Sekretaris Daerah, para Asisten, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta para kepala desa dari wilayah yang berkaitan langsung dengan aktivitas PETI.

Bupati menjelaskan bahwa langkah penertiban ini berlandaskan pada penugasan serta keputusan Satuan Tugas (Satgas) Penambangan Liar. Dalam struktur penanganan ini, Wakapolres Mandailing Natal dipercaya sebagai ketua tim untuk memimpin operasi di lapangan.

” Sesuai dengan undangan kita, penugasan ini berdasarkan keputusan Satgas Penambangan Liar yang telah menunjuk kepengurusan dan anggotanya dengan Wakapolres sebagai ketua. Saat ini sedang dilaksanakan rapat dengan seluruh anggota dan beberapa tokoh masyarakat yang diundang untuk mendapatkan masukan serta menyusun rencana kerja operasi,” ujar Bupati.

Bupati juga memberikan perhatian serius terhadap dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh aktivitas PETI, khususnya yang menggunakan alat berat. Menurutnya, metode penambangan tersebut telah menimbulkan kerusakan parah, mencakup galian yang terlalu dalam dan ditinggalkan begitu saja tanpa reklamasi, sehingga sangat membahayakan keselamatan alam dan masyarakat.

Sebagai perbandingan positif, Bupati mencontohkan langkah penanganan di Provinsi Sumatra Barat (Sumbar). Di sana, lokasi bekas tambang berhasil direklamasi dan dipulihkan kembali agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk sektor perkebunan produktif.

Terkait waktu pelaksanaan peninjauan dan penertiban langsung ke lapangan, Bupati menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Satgas beserta jajaran tim terpadu yang sedang mematangkan rencana kerja.

” Kita dari jajaran Forkopimda akan berperan sebagai pembina. Tim ini nanti akan turun ke lapangan, hal itu bergantung pada Ketua Satgas karena saat ini rapat sedang berlangsung, ketua satgas yang akan menentukan kapan rencana turun ke lapangan serta lokasi mana yang akan dijadikan sasaran penertiban pertama,” tutupnya. (Suaib Rizal).