Deli Serdang Siap Jadi Tuan Rumah APKASI dan Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026, Dorong Investasi dan Promosi Potensi Daerah

Madinapos.com, Kabupaten Deli –  Serdang, Sumatera Utara, dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) 2026 dan Grand Final Pemilihan Putri Otonomi Indonesia (POI) 2026.

Rangkaian kegiatan Putri Otonomi Indonesia dijadwalkan berlangsung mulai 27 Juni hingga 3 Juli 2026, sementara agenda utama APKASI akan digelar pada 1–3 Juli 2026. Kegiatan berskala nasional tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 400 kepala daerah (bupati) dari berbagai kabupaten di Indonesia, bersama delegasi pemerintah daerah, pelaku usaha, serta mitra pembangunan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Kabupaten Deli Serdang, Sandra Dewi Situmorang, SSTP, mengatakan penunjukan Deli Serdang sebagai tuan rumah merupakan bentuk kepercayaan terhadap kapasitas daerah dalam menyelenggarakan agenda nasional yang berdampak luas terhadap pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.

“Pada tahun 2026 ini Kabupaten Deli Serdang dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan APKASI dan Pemilihan Putri Otonomi Indonesia. Pemerintah daerah telah membentuk tim dan melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Menurut Sandra, kedatangan peserta dan tamu undangan diperkirakan mulai berlangsung pada 26 Juni 2026, sebelum memasuki agenda inti yang melibatkan pemerintah kabupaten se-Indonesia, organisasi perangkat daerah, sektor swasta, dan para finalis Putri Otonomi Indonesia.

Sebagai bagian dari penyelenggaraan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menyiapkan sejumlah lokasi strategis yang akan menjadi etalase promosi daerah, mulai dari pusat pameran produk unggulan, destinasi wisata, museum, ruang terbuka hijau, hingga kawasan ekonomi kreatif.

Melalui kegiatan ini, Deli Serdang tidak hanya menampilkan kemampuan sebagai penyelenggara agenda nasional, tetapi juga memperkenalkan peluang investasi, potensi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan penguatan daya saing UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Deli Serdang, Yudy Hilmawan, bersama Sekretaris APKASI Henri Ihsan Anugerah dan Sekretaris Dinas Kominfostan Anwar Siregar, menjelaskan sebanyak 20 finalis Putri Otonomi Indonesia akan mengikuti berbagai tahapan kegiatan sebelum malam grand final.

Rangkaian kegiatan diawali dengan retreat selama dua hari di Taman Cadika yang mengusung semangat kebangsaan dan bela negara dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertahanan.

Selanjutnya para finalis menjalani masa karantina pada 29 Juni–1 Juli 2026 di salah satu hotel di Kabupaten Deli Serdang.

Selama masa karantina, para peserta akan diperkenalkan secara langsung dengan kekayaan wisata, budaya, dan potensi ekonomi daerah melalui kunjungan ke sejumlah destinasi unggulan seperti Sibolangit, Bini Hill, Desa Wisata Buluh Awar, Semesta Sibolangit, sentra kerajinan dan batik lokal, museum daerah, serta kawasan ekonomi kreatif dan UMKM.

“Tujuannya agar para finalis dapat mengenal lebih dekat potensi wisata, budaya, ekonomi kreatif, dan produk unggulan Deli Serdang sehingga dapat menjadi media promosi yang menjangkau masyarakat lebih luas,” kata Yudy.

Puncak kegiatan akan berlangsung pada 2 Juli 2026 melalui malam Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026 di Gedung Graha Bhinneka Perkasa Jaya, yang akan mempertemukan 20 finalis dari berbagai daerah untuk memperebutkan gelar Putri Otonomi Indonesia.

Rangkaian acara dilanjutkan pada 3 Juli 2026 melalui kegiatan Fun Walk dan Fashion Street Carnival yang melibatkan seluruh finalis POI serta partisipasi sekitar 50 pelajar tingkat sekolah dasar dari berbagai sekolah di Deli Serdang sebagai bagian dari promosi budaya dan penguatan peran generasi muda.

Di luar agenda pemilihan, penyelenggaraan APKASI juga menghadirkan Forum Bisnis Daerah yang mempertemukan kepala daerah, pelaku usaha, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), serta perangkat daerah yang membidangi investasi, perdagangan, dan perizinan.

Forum tersebut diharapkan menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antardaerah, membuka akses investasi baru, memperluas jaringan bisnis, serta mendorong percepatan pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan hilirisasi potensi sumber daya daerah.

Yudy menyebutkan hingga saat ini persiapan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 80 persen. Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga tengah menyiapkan berbagai bentuk penyambutan, termasuk keterlibatan duta wisata daerah dan pertunjukan seni budaya khas Deli Serdang.

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang pemilihan Putri Otonomi Indonesia, tetapi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi daerah, memperkuat citra Deli Serdang, serta membuka peluang investasi yang memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

Mengusung tema “Dari Daerah untuk Indonesia” pada kegiatan APKASI dan “Dari Kabupaten Deli Serdang Menuju Indonesia Emas” pada Pemilihan Putri Otonomi Indonesia, agenda nasional ini diharapkan menjadi sarana promosi pembangunan daerah sekaligus memperkuat posisi Deli Serdang sebagai salah satu destinasi investasi, pariwisata, dan ekonomi kreatif unggulan di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut, termasuk memberikan dukungan kepada finalis asal Deli Serdang yang akan tampil pada Grand Final Putri Otonomi Indonesia 2026. (RHy).