Madinapos.com, Medan – Ikatan Mahasiswa Batahan Sekitar (IMBAS) berhasil merealisasikan program Rumah Singgah bagi masyarakat Batahan maupun Masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal yang berada di Kota Medan. Kehadiran rumah singgah ini menjadi bukti nyata kepedulian dan komitmen IMBAS dalam menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya bagi warga yang datang ke Medan untuk urusan kesehatan, pendidikan, maupun kepentingan lainnya.
Ketua Umum IMBAS, Imam Samudra, menegaskan bahwa kehadiran rumah singgah ini merupakan langkah awal dari gerakan pengabdian yang lebih luas.
“Rumah singgah ini bukan hanya untuk masyarakat Batahan, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Pantai Barat Mandailing Natal. Kami ingin keberadaan tempat ini benar-benar menjadi solusi nyata dan memberi dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,†ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa IMBAS harus terus berkembang sebagai organisasi yang tidak hanya hadir dalam ruang diskusi, tetapi juga dalam aksi nyata.
“IMBAS tidak boleh berhenti sebagai wadah mahasiswa semata, tetapi harus menjadi kekuatan sosial yang mampu menjawab persoalan masyarakat. Apa yang hari ini kita wujudkan adalah bukti bahwa kebersamaan dan kesungguhan mampu melahirkan perubahan,†tegas Imam Samudra.
“Satu kebaikan kecil lebih berarti daripada seribu niat baik,†tambahnya.
Sementara itu, Pembina IMBAS, Dr. Radiman, S.E., M.Si, menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian yang berhasil diraih oleh organisasi. Ia menilai bahwa realisasi rumah singgah ini merupakan tonggak sejarah baru bagi IMBAS yang telah berdiri selama lima tahun.
“Ini adalah sejarah baru yang ditorehkan oleh IMBAS. Selama lima tahun organisasi ini berdiri, baru pada periode kepengurusan saat ini rumah singgah IMBAS di Kota Medan dapat direalisasikan. Ini adalah pencapaian yang patut dibanggakan,†ungkapnya.
Lebih lanjut, Dr. Radiman juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat kolektif dalam mewujudkan visi dan misi organisasi ke depan. (Suaib Rizal).
