Madinapos.com, Sidimpuan – Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersinergi dengan Kodim 0212/Tapanuli Selatan menggelar rapat koordinasi guna mempercepat program Optimalisasi Lahan (Oplah) dan rehabilitasi lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi.
Rapat yang berlangsung di Aula Kodim Tapsel pada Sabtu (2/5/2026) ini merupakan tindak lanjut atas kerusakan lahan akibat bencana yang terjadi pada November 2025 lalu. Pertemuan ini juga melibatkan Dinas Pertanian Tapanuli Selatan serta mitra pelaksana dari Kodam I/Bukit Barisan.
Plt Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra, menegaskan bahwa pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan terkait batas waktu pengerjaan. Pihak ketiga, dalam hal ini mitra Kodam I/BB, berkomitmen menyelesaikan seluruh proyek fisik di lapangan paling lambat pada 31 Mei 2026.

“Untuk mengejar target tersebut, mitra Kodam akan menambah unit alat berat di lapangan, seperti excavator dan buldozer, guna mempercepat pengerjaan,” kata Taufik.
Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rapat, total lahan pertanian di Madina yang memerlukan penanganan mendesak meliputi:
Optimalisasi Lahan (Oplah) seluas 961 Hektare dan Rehabilitasi Lahan seluas 97 Hektare.
Selain pembukaan lahan, fokus utama pengerjaan adalah pembangunan lining (dinding saluran) dan pemasangan dek penahan tanggul. Hal ini dilakukan agar sistem irigasi kembali berfungsi normal dan dapat segera dimanfaatkan oleh petani.
Langkah percepatan ini akan diikuti oleh serangkaian agenda administratif dan teknis dalam beberapa hari ke depan, antara lain,
Koordinasi dengan Universitas Sumatera Utara (USU) di Kota Padangsidimpuan, rapat Lanjutan di Aula Pemkab Madina pada 4 Mei 2026 bersama mitra Kodam I/BB, hingga finalisasi Administrasi antara pihak mitra dan pengawas di tingkat kabupaten.
Turut hadir dalam rapat tersebut Dandim 0212/TS Letkol Inf Dedi Harnoto, Kasdim 0212/TS, Pasiter Kodim 0212/TS, PPK Kegiatan Oplah dan Rehabilitasi Lahan di Madina, Rully Andri, serta perwakilan mitra pelaksana dari Kodam dan Kodim bernama Fauzan dan Rafi. (Suaib Rizal).








