Madinapos.com, Panyabungan – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bersiap menggelar agenda besar. Musyawarah Cabang (Muscab) yang dijadwalkan pada Selasa, 14 April 2026 mendatang, ditegaskan bukan sekadar ajang seremonial pergantian pucuk pimpinan, melainkan sebuah transformasi strategis bagi masa depan partai di Bumi Gordang Sambilan.
Ketua Panitia Pelaksana, Edi Anwar Nasution, menyampaikan bahwa Muscab tahun ini mengemban misi yang jauh lebih besar daripada periode-periode sebelumnya.
Berbicara di Kantor DPC PKB Madina, Aek Galoga, Panyabungan pada Minggu (12/4), Edi menekankan pentingnya agenda ini sebagai kompas politik partai untuk lima tahun ke depan.
“Muscab ini bukan hanya agenda penentuan siapa yang akan memimpin selama lima tahun ke depan. Ini adalah momentum strategis yang akan menentukan ke mana arah kebijakan partai akan berlabuh,” tegas Edi dengan penuh optimisme.
Sebagai salah satu Dewan Pengurus Cabang (DPC) dengan predikat Grade A, perhelatan yang akan digelar di Aula Hotel Rindang Panyabungan ini dipastikan mendapat atensi khusus dari pimpinan pusat, seperti Jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Sumut, termasuk Muniruddin Ritonga, dijadwalkan hadir.
Selain itu, representasi dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) juga dipastikan turun langsung untuk memantau jalannya musyawarah.
Panitia mengonfirmasi bahwa persiapan teknis telah mencapai 100 persen. Seluruh delegasi dari 23 kecamatan (DPAC) di Mandailing Natal telah menyatakan kesiapan untuk hadir secara lengkap.
Di penghujung keterangannya, Edi Anwar melontarkan ajakan bagi seluruh elemen partai untuk merapatkan barisan. Muscab ini diharapkan menjadi wadah konsolidasi yang solid bagi seluruh kader dan simpatisan.
“ Ini adalah momentum kita bersama. Kami mengundang dan mengajak seluruh kader serta simpatisan untuk bersatu menyukseskan Muscab PKB tahun ini demi kejayaan partai di Mandailing Natal,” pungkasnya. (Suaib Rizal).











