Madinapos.com, Panyabungan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan menggelar Forum Konsultasi Publik dalam rangka Sosialisasi dan Konsolidasi Rencana Strategis (Renstra) periode 2025–2029.
Kegiatan yang mengangkat tema “Transformasi RSUD Panyabungan Menuju Rumah Sakit Rujukan Utama Tabagsel 2029.” bertempat di lantai 2 Aula BKIA.
Hadir dalam kegiatan ini, direktur RSUD Panyabungan dan jajaran, Dewan Pengawas, Kadis kesehatan, sejumlah kepala Puskesmas dan perwakilan sejumlah tokoh pers serta masyarakat
Pada kesempatan itu, direktur RSUD Panyabungan dr. Muhammad Rusli Pulungan, Sp.THT-KL(K) mengatakan Forum ini bertujuan untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyelaraskan visi rumah sakit dengan kebutuhan masyarakat di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa periode 2025 – 2029 akan menjadi fase krusial bagi peningkatan kelas dan kualitas layanan. Target utamanya adalah menjadikan RSUD Panyabungan sebagai destinasi medis utama bagi masyarakat Mandailing Natal dan sekitarnya, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk penanganan medis spesialis.
” Renstra ini bukan sekadar dokumen di atas kertas, melainkan peta jalan (roadmap) kita untuk memberikan hak sehat yang berkualitas bagi warga Tabagsel. Kami butuh dukungan semua pihak agar di tahun 2029, RSUD Panyabungan benar-benar menjadi pusat rujukan yang andal,” katanya.
Dengan konsolidasi ini, dr Rusli berkomitmen untuk terus berbenah. Transformasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan kesehatan masa depan, sekaligus menurunkan angka rujukan ke luar provinsi dengan memperkuat kemandirian layanan medis di tingkat lokal.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi, para peserta memberikan apresiasi sekaligus masukan kritis terkait aksesibilitas layanan bagi masyarakat kurang mampu dan keramahan pelayanan di RSUD Panyabungan. (Suaib Rizal).











