Madinapos.com, Panyabungan – Merespons sorotan terkait estetika pusat kota yang dinilai semrawut, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menegaskan komitmennya untuk melakukan penataan wajah Kota Panyabungan.
Langkah ini akan dilakukan secara bertahap, terukur, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pedagang.
Kepala Satpol PP Madina Yuri Andri menjelaskan bahwa kondisi pusat kota selama bulan suci Ramadan merupakan hasil koordinasi dan kebijakan pimpinan yang memberikan ruang toleransi bagi pelaku ekonomi kecil.
” Pada pekan pertama Ramadan, kami telah turun ke lapangan. Para pedagang memohon kebijakan untuk diberikan waktu berjualan karena momen ini hanya sekali setahun. Atas arahan Pimpinan, kami memberikan toleransi agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan baik,” katanya.
Hal ini menepis anggapan adanya pembiaran, melainkan merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung ekonomi kerakyatan di momen hari besar keagamaan.

Memasuki masa pasca Lebaran, Satpol PP bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait akan segera memulai aksi penataan yang lebih terarah. Namun, prosedur yang diambil tetap mengutamakan komunikasi dua arah dengan memberikan edukasi kepada pedagang tentang pentingnya ketertiban umum dan mendorong pedagang untuk membongkar lapak dan membersihkan lokasi secara sukarela juga penertiban bagi lapak yang masih melanggar aturan setelah batas waktu yang ditentukan.
Ia juga menegaskan bahwa penataan ini bukan bertujuan untuk mematikan mata pencaharian warga, melainkan untuk mengatur kenyamanan seluruh pengguna jalan. Sebagai solusi konkret, pemerintah telah menyediakan lokasi relokasi.
Pemerintah berharap masyarakat dan para pedagang dapat bersinergi dalam mewujudkan Panyabungan yang bersih dan asri.
” Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung upaya ini. Dengan kerja sama yang baik, penataan kota dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan aspek sosial dan ekonomi, tertib, nyaman, dan membanggakan bagi kita semua,” tutupnya. (Suaib Rizal).











