Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Wujudkan Birokrasi Bersih, Kejari Madina Deklarasikan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK 2026


					Wujudkan Birokrasi Bersih, Kejari Madina Deklarasikan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK 2026 Perbesar

Madinapos.com, Panyabungan – Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) menegaskan langkah nyata dalam melakukan reformasi birokrasi. Pada Senin (09/02/2026) pagi, seluruh jajaran korps Adhyaksa Madina berkumpul di halaman kantor untuk melaksanakan Apel Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Bani Immanuel Ginting S, S.H, M.H., serta diikuti oleh jajaran pimpinan cabang (Kacabjari Natal dan Kotanopan), para Kepala Seksi, Jaksa Fungsional, hingga staf honorer.

Pencanangan ini merupakan implementasi dari Peraturan Menteri PANRB Nomor 5 Tahun 2024. Dalam amanatnya, Bani Immanuel Ginting menekankan bahwa Zona Integritas bukanlah sekadar formalitas, melainkan janji pelayanan kepada masyarakat.

” Apel ini adalah momentum memperbarui tekad. Dengan sinergi yang solid, tantangan seberat apa pun dalam membangun institusi yang bersih dan melayani akan bisa kita lalui bersama. Ini adalah tanggung jawab moral yang besar,” tegas Bani.

Salah satu poin utama dalam apel tersebut adalah penetapan sosok-sosok teladan di lingkungan internal. Secara simbolis, Plt. Kajari menyematkan selempang kepada, Agen Perubahan, Duta Pelayanan dan Duta Media Sosial.
Para agen dan duta ini terpilih untuk menjadi role model bagi pegawai lainnya dalam memberikan pelayanan hukum yang cepat, profesional, humanis, serta transparan.

Langkah konkret lainnya ditunjukkan melalui penandatanganan Pakta Integritas secara kolektif. Mulai dari pucuk pimpinan hingga seluruh jajaran pegawai menandatangani dokumen yang menjadi simbol kesanggupan bekerja sesuai SOP dan bebas dari praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina, Jupri W. Banjarnahor, S.H., M.H., menambahkan bahwa pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat luas untuk mengawal proses ini.

” WBK bukan sekadar predikat, tapi budaya kerja jujur. Kami optimis tahun ini Kejari Madina meraih predikat WBK, namun kami butuh partisipasi aktif masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan pelayanan publik yang bersih di Mandailing Natal,” ujar Jupri.
Visi Kedepan.

Melalui pencanangan ini, Kejari Madina berkomitmen untuk bertransformasi menjadi institusi yang lebih akuntabel. Fokus utamanya adalah menghadirkan penegakan hukum yang tidak hanya tajam secara yuridis, tetapi juga menyentuh sisi humanisme demi meraih kepercayaan penuh dari masyarakat. (Suaib Rizal).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Momen HPN Ke-80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah dengan Insan Pers

10 Februari 2026 - 06:59

Plt. Kajari Gelar Pelantikan, Pengambilan Sumpah dan Sertijab Pejabat Eselon IV dan V

9 Februari 2026 - 20:36

Rehabilitasi SDN 356 Selesai, Kepsek Aswi Sari S.Pd Sampaikan Apresiasi kepada Pemkab Madina

9 Februari 2026 - 17:50

Bupati Madina Paparkan Rencana Budi Daya Pisang dan Nilam di Hadapan Jamaah Puncak Barokah

8 Februari 2026 - 15:24

Di Momen HPN 2026, Bupati Palas Puji Peran Media Kawal Pembangunan Daerah

8 Februari 2026 - 15:14

KUD Batumundom Sejahtera Gelar RAT Tahun Buku 2025, Fokus Pengadaan Alat Berat dan Dumtruk

8 Februari 2026 - 12:40

Trending di Berita Daerah