Madinapos.com, Panyabungan – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan menerima kunjungan studi tiru dari RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Batubara bertempat di Aula Gedung BKIA Lantai II rumah sakit tersebut, Jum’at (6/2).
Turut hadir dalam kegiatan ini seperti Direktur RSUD Panyabungan, dr.Rusli pulungan, jajaran Manajemen, serta para Staf terkait juga rombongan dari RSUD Batubara.
Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemantapan layanan jejaring kesehatan prioritas yang meliputi layanan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA).
Direktur RSUD Panyabungan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh tim RSUD H. Ok Arya Zulkarnain. Ia menekankan bahwa kolaborasi dan keterbukaan antar-instansi kesehatan sangat krusial untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat luas.
” Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada tim RSUD H. Ok Arya Zulkarnain Batubara yang telah mempercayakan kami sebagai tempat berbagi pengalaman. Kehadiran seluruh tim manajemen dan staf kami hari ini adalah bentuk komitmen untuk saling melengkapi dan berbagi ilmu demi kemajuan bersama,” ujarnya.
Selain fokus pada aspek teknis layanan KJSU-KIA, agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah diskusi mendalam mengenai penguatan tata kelola rumah sakit, khususnya terkait penerapan fleksibilitas Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Isu ini menjadi perhatian serius kedua belah pihak, terutama dalam menyelaraskan pemahaman terhadap regulasi Permendagri Nomor 79 agar implementasinya tidak terhambat oleh perbedaan persepsi antar-instansi. Dr M. Rusli Pulungan Sp. THTBKL ( K) juga menyampaikan bahwa penerapan BLUD pada RSUD daerah harus dapat mendorong kemandirian RS itu sendiri sehingga bisa lebih mudah dalam pengembangan dan peningkatan inovasi layanan yang lebih baik.
” Sangat penting bagi sebuah institusi untuk membangun silaturahmi yang baik agar tujuan pelayanan dapat tercapai maksimal. Harapan kami, studi tiru ini dapat mendorong kedua rumah sakit untuk semakin optimal dalam memberikan pelayanan prioritas, khususnya pada layanan jantung serta kesehatan ibu dan anak,” tambahnya.
Sepanjang acara, jajaran manajemen RSUD Panyabungan secara aktif memberikan paparan teknis mengenai strategi pengembangan layanan dan fleksibilitas keuangan rumah sakit. Juga berdiskusi mengenai teknis operasional di lapangan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar-rumah sakit daerah di wilayah Sumatera Utara, sekaligus menjadi langkah nyata dalam meningkatkan mutu serta aksesibilitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. (Hamzah).











