Madinapos.com, Rantobaek – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sejak Jumat (09/01) sore, mengakibatkan Sungai Selayu meluap. Akibatnya, puluhan rumah di Kecamatan Ranto Baek terendam banjir dan akses jalan sempat lumpuh total.
Camat Ranto Baek, Sopian, mengonfirmasi bahwa dampak banjir terparah terkonsentrasi di dua titik, yakni Desa Manisak dan Desa Muara Bangko.
Di Desa Manisak, luapan air membanjiri seluruh wilayah Dusun 3 dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter. “Air dilaporkan sudah mulai masuk ke dalam rumah warga, sehingga evakuasi mandiri mulai dilakukan,” ujar Sopian saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Kondisi yang lebih memprihatinkan terjadi di Desa Muara Bangko. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 15 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter. Meski demikian, laporan terbaru menyebutkan bahwa debit air di lokasi tersebut saat ini sudah mulai surut.
Pihak Forkopimcam yang terdiri dari unsur Kecamatan, TNI-Polri, perangkat desa, serta BPBD telah berada di lokasi untuk melakukan upaya darurat.
Petugas terus memberikan imbauan kepada warga terdampak agar segera mengungsi ke lokasi yang lebih tinggi atau ke rumah kerabat yang lebih aman.
“Kami terus mengimbau warga untuk keluar dari rumah dan pindah ke tempat aman. Kewaspadaan harus ditingkatkan karena hingga saat ini gerimis masih mengguyur wilayah tersebut,” tegas petugas dalam laporannya.
Kepala BPBD Kabupaten Madina saat di kondirmasi, menegaskan bahwa meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan rutin berkoordinasi dengan petugas di lapangan.
Menanggapi bencana yang kerap berulang ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dikabarkan tengah mempercepat proses administrasi untuk mempersiapkan tempat relokasi bagi warga Desa Muara Bangko. Langkah ini diambil sebagai solusi permanen mengingat wilayah tersebut merupakan daerah langganan banjir setiap kali curah hujan meningkat.
Hingga berita ini diturunkan, warga diharapkan tetap bersiaga terhadap potensi banjir susulan, terutama jika intensitas hujan kembali meningkat pada malam hari. (Hamzah).











