Madinapos.com, Nagajuang – Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) melalui Staf Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian Dr. Ir. Ali Jamil Harahap menyebutkan Kabupaten Mandailing Natal merupakan Sentral Pertanian di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).
Hal ini dikatakannya saat melakukan kunjungan untuk peninjauan yang bertujuan melihat langsung tingkat kerusakan lahan pertanian terdampak banjir di Madina. Juga sekaligus memastikan langkah pemulihan bagi para petani yang terdampak
Untuk itu, ia memastikan Mandailing Natal akan mendapat perhatian khusus dari Kementan untuk pemulihan lahan terdampak bencana.

” Kami berkomitmen menyalurkan bantuan berupa benih padi dan berbagai komoditas lain sesuai kebutuhan,” katanya, Senin (8/12).
Ali Jamil mengungkapkan, sebagai salah satu daerah sentral pertanian di Sumatera Utara, pemulihan lahan pertanian di Madina harus dilakukan secepatnya sehingga produksi terjaga.
Dia pun berharap petani bisa segera memanfaatkan kembali lahan yang ada. Sebab, dalam waktu dekat bantuan benih akan dikirim dari Medan.
Wabup Atika berterima kasih atas respons cepat Kementan dalam upaya pemulihan lahan pertanian terdampak bencana di Madina. Dia menyebut, langkah tersebut juga akan mempercepat pemulihan ekonomi petani.
Taufik Zulhandra, menjelaskan tak kurang dari 4.498 hektare sawah terdampak banjir di Madina. Dia pun memastikan telah mendata lahan-lahan terdampak secara langsung.
Melihat respons cepat pemerintah pusat, Taufik optimistis pemulihan persawahan di Madina dapat berjalan cepat yang berimplikasi terhadap kembalinya aktivitas pertanian secara normal. (Redaksi).











