Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Laut Keruh Akibat PETI di Hulu Sehingga Nelayan Natal Kerap Merugi Saat Nangkap Ikan


					Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Madinapos.com, Natal – Laut Natal keruh dan berlumpur akibat aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merajalela disepanjang Sungai Batang Natal mengakibatkan nelayan kerap merugi saat nangkap ikan.

Selain dari sungai Batang Natal, kiriman limbah berupa lumpur ini juga mengalir dari adanya aktivitas PETI dari gunung seperti dilokasi Aek Baru Julu, Aek Baru Jae, Guo Batu, Lubuk Samboa dan Aek Parlampungan menambah dampak keruhnya air sungai yang langsung mengalir ke laut Natal ini.

Oplus_131072

Hal itu diungkapkan oleh salah satu nelayan Natal bernama Ifandi kepada media ini Kamis (20/2) sehingga nelayan yang melaut tidak mendapatkan hasil tangkapan lagi.

” Kalau kita nekat melaut hingga ke tengah dengan biaya yang lebih banyak seperti BBM, dikawatirkan hasil tangkapan tidak sesuai dengan biaya yang kita keluarkan, seperti yang terjadi selama ini,” katanya.

” Biasanya kalau kita mau melaut menangkap ikan hingga ke tengah, biaya yang dikeluarkan sebesar 600 ribu untuk BBM dan biaya lainnya, sementara hasil ikan yang kita dapatkan hanya 150 ribu, artinya rugi terus,” tambahnya.

Selain air laut keruh akibat PETI ini, kapal nelayan tradisional Natal juga sering bocor dan pemilik harus mengeluarkan biaya ekstra untuk perbaikan akibat pendangkalan yang terjadi di muara.

Untuk itu, nelayan Natal sangat berharap kepada Forkopimda Madina bisa menertibkan PETI yang mengakibatkan air laut keruh di hulu sungai

” Silahkan para petambang melakukan aktifitas ilegalnya dengan tidak membuang lumpurnya ke sungai Batang Natal, karena kami nelayan yang bermukim dihilir tidak bisa lagi mempergunakan air untuk keperluan sehari-hari,” pungkasnya. (R-Adanan).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Cabjari Madina di Natal Laksanakan Penyuluhan Hukum Via Program JMS

15 April 2026 - 20:13

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia Beri Presisi Award Kepada Polres Palas

15 April 2026 - 15:49

Lom Lom Suwondo Lantik 120 ASN. Kepala sekolah yang terbanyak

14 April 2026 - 22:02

Trending di Berita Daerah