Madinapos.com – Panyabungan
Polres Mandailing Natal (Madina) melalui Kasi Humas Ipda Bagua Seto mengatakan Pihak Kepolisian masih mendalami kasus kematian 2 Penambang Emas di Hilir Bendungan Batang Gadis Kecamatan Panyabungan pada Senin (8/7) sore.
” Untuk saat ini kita dari Polres Madina sedang melakukan pendalaman terhadap kasus naas tersebut, baru kemudian bisa kita simpulkan langkah selanjutnya siapa – siapa yang terlibat,” ungkap Bagus, Selasa (9/7/24).
” Kalau memang ada kita temukan pelanggaran hukum, tentu akan kita tindak,” pungkas Bagus.
Sebelumnya, 4 penambang emas menggunakan mesin robin diberitakan tertimbun material longsoran berupa batu bercampur pasir dan tanah saat mencari butiran emas di lobang sedalam 3 meter di bantaran Sungai Batang Gadis tersebut dan mengakibatkan 2 meninggal dunia.
Sementara Aktifis lingkungan Muhammad Nuh menyatakan yakin kepolisian dapat mengungkap kasus naas tersebut,” pertama kami mengucapkan duka cita kepada keluarga korban, kemudian kita meyakini Polres Madina bekerja dengan propesional untuk mengungkapnya sehingga tidak terulang dikemudian hari, kita mendukung itu,” tutup Nuh. (Sn)











