Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Rutan Sipirok Terancam Ambruk, Butuh Penanganan Serius


					Rutan Sipirok Terancam Ambruk, Butuh Penanganan Serius Perbesar

Madinapos.com – Tapanuli Selatan.

Bangunan yang Didirikan pada era tahun 1960 -an, bangunan kamar hunian Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), terancam ambruk. Butuh perhatian dan penanganan serius.

Hal ini terungkap saat kunjungan tim awak media di Rutan yang berada di Jalan Simangambat Pasar Sipirok ini, Kamis (14/4/ 2022)

Kepala Rutan Kelas II b Sipirok Jefri Ginting melalui Yonal Pengki selaku Kepala Pengamanan K Rutan pada wartawan menyebut, kondisi gedung tempat tinggal para warga binaan sebagian besar rawan ambruk.

Pasalnya, bangunan dengan kontruksi tiang kayu dengan dinding semen cor, sudah mengalami keropos dibeberapa titik. Terlebih dibagian bawah, akibat serpihan tempias saat hujan atau pengaruh air dibak kamar mandi ruang hunian tahanan, mengingat konstruksi lama.

“Bangunan ini sudah cukup tua. Melihat kondisi sebagian dinding semen cor telah keropos, kami hanya buatkan kawat duri, mengantisipasi jika ada tahanan yang berupaya lari dengan memanfaatkan kondisi ini,” terang Yonal sambil menemani awak media mengelilingi bagunan yang terancam ambruk termakan usia ini dengan menunjukkan titik titik kropos tersebut.

Upaya untuk mengusulkan perbaikan terhadap kondisi ini, telah berulang kali dilakukan. Petugas dan Kantor Wilayah Sumut juga sudah pernah turun meninjau dan memastikan. Namun, hingga saat ini belum ada realisasi perbaikan.

“Kementrian justru pernah memberi solusi dengan bangunan baru. Dananya cukup besar, tetapi butuh lahan minimal 3 hektar. Sedangkan seluruh lahan Rutan Sipirok ini hanya sekitar 1 hektar,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan pihaknya masih terus berupaya mencari lahan, agar bisa mendaratkan alokasi dana pembangunan gedung baru dari kementrian tersebut. Tentunya, hal itu menjadi harapan dan solusi tepat dalam mengatasi kondisi gedung dari kamar hunian rutan yang terancam ambruk.

Dimana amatan wartawan, kondisi dari sekitar 50 kamar hunian Rutan Kelas II b Sipirok sangat mengkhawatirkan. Kontruksi dinding bangunan terdiri dari semen cor diantara tiang kayu dengan jarak sekitar 1 meter.

Dibagian bawah dari dinding itu, rata – rata semen telah terkelupas sehingga kerikil telah kelihatan. Kondisi dilapangan menunjukkan, kamar hunian Rutan Kelas II b Sipirok tidak baik – baik saja. Apalagi saat ini dihuni lebih dari 140 orang tahanan atau warga binaan (over kapasitas).

Begitu pun, petugas tetap berupaya, sekedar langkah antisipasi dengan memasangi kawat duri dengan jarak sekitar 25 cm hampir disetiap dinding.

” Mudah – mudahan pihak kementerian cepat merespon serta memberikan solusi yang baik, atas permintaan pak kalapas” Ujar Ali uddin Harahap salah seorang tim awak media . (Sayuti.P)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 252 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

RSUD Panyabungan Mulai Instalasi CT Scan 64 Slice, Perkuat Langkah Jadi RS Rujukan Se-Tabagsel

18 April 2026 - 16:06

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Cabjari Madina di Natal Laksanakan Penyuluhan Hukum Via Program JMS

15 April 2026 - 20:13

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia Beri Presisi Award Kepada Polres Palas

15 April 2026 - 15:49

Trending di Berita Daerah