Madinapos-Padang Lawas : Jalan yang menghubungkan Provinsi Sunatera Utara dengan Riau di Kabupaten Padang Lawas kondisinya memprihatinkan, banyak ditemukan lobang di badan jalan, kindisi ibi membuat pengguna jalan harus extra hati hati karena diameter lobang di badan jalan cukup dalam.
Pantauan Madinapos, kondisi jalan antar provinsi ini terparah terjadi di desa Pasar Panyabungan, Desa Mananti Sosa Jae, Desa Aliaga, Desa Parmainan, Sibodak Rotansogo, Desa Lubuk Bunut hingga Sialang rindang, Kecamatan Hutaraja Tinggi.
Menanggapi hal ini, Ketua Front Komunitas Indinenesia Satu ( FKI-1 ) Padang Lawas Darwin Hasibuan menilai, Kabupaten Padang Lawas seolah dianak tirikan oleh Gubernur Sumatera Utara karena jelas, tak ada tersentuh pembangunan infrastruktur jalan ke Kabupaten ini.
” harus nya jalan antar provinsi di Kabupaten Padang Lawas menjadi perhatian khusus Gubernur, karena jelas, jalan itu termasuk pintu masuk dari Provinsi Riau ke Sunatera Utara dan Sebaliknya” kata Darwin.
Selain Jalan yang kupak kapik dan bahkan rawan amblas, ada juga jembatan di Jalan Antar Provinsi ini yang hampir ambruk, namun tak menjadi perhatian khusus Pemerintah. Tegas Darwin Hasibuan.
Dari data FKI-1, jelas Darwin Hasibuan, Ada beberapa titik yang rusak berat termasuk di Kecamatan Sosa, yakni Desa Aek Tinga, Padang rumbao, Hutaraja Lamo, di Desa Tanjung bale. Juga di Kecamatan Sosa Julu, Desa Ampolu, Pasir Julu hingga batas Kecamatan Barumun, yaitu daerah Desa Bulu Sonik dan banyak lagi sampai perbatas dengan Kabupaten Paluta.

Namun yang paling kita hawatirkan uangkap Ketua FKI-1 Padang Lawas ini, ada tiga titik di Kecamatan Huta Raja Tinggia yang sangat mengancam pengguna jalan, yaitu di Desa mananti satu titik, gorong gorong pecah dan berlubang besar. Kemudian badan jalan longsor mengangah bersar di antara Desa Manati dan Panyabungan, sebuah lobang yang menanti korbannya, dan yang paling parah jembatan amblas yang berada di Desa Sungai Korang ini, bisa saja suatu waktu nanti akan memakan korban dalam waktu dekat, pasalnya, kata Darwim, jembatan tersebut tak pakai dinding bahu jembatan sehingga bagi pengguna jalan yang tidak mengetahui, saya yakin akan gelabakan melihat lobang jembatan tersebut dalam keadaan laju di atas 60 m/jam’, terang Darwin.
Darwin Hasibuan berharap, hendaknya pemerintah tanggap dan peduli atas keselamatan para pengguna jalan di wilayah Padang Lawas ini, dan juga hendaknya pemeritah secapat mungkin untuk mengatasi kerusakan tersebut jangan sampai menunggu ada korban jiwa.
Sementara terkait keadaan jalan dan jembatan tersebut, pihak bina maraga Provinsi UPTD Gunung tua sepertinya enggan memberikan keterangan ketika kita hubungi via saluler dan pesan singkat Whats App, hingga berita ini kita kirim belum ada jawaban.
Reporter : A Salam srg.

Keterangan Photo : lobang menganga di jalan antar provinsi di Kabupaten Padang Lawas jbi seolah siap menunggu mangsa, oengguna jalan harus hati hati, lokasinya di Sungai Korang.











