Madinapos.com, Jakarta — Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal terus mengintensifkan upaya peningkatan penerimaan daerah melalui sektor perkebunan kelapa sawit. Hal ini ditindaklanjuti melalui kunjungan kerja Bupati Mandailing Natal ke Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) di Jakarta.
Rombongan Bupati Mandailing Natal diterima langsung oleh Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH) sawit sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan dukungan sarana bagi petani kelapa sawit di Mandailing Natal.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mandailing Natal menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan penerimaan daerah dari sektor perkebunan kelapa sawit, serta mendorong kolaborasi dengan BPDP dalam peningkatan kapasitas petani.

” Kami berupaya memastikan bahwa potensi sektor kelapa sawit di Mandailing Natal dapat memberikan kontribusi optimal terhadap penerimaan daerah. Selain itu, peningkatan kualitas SDM petani dan dukungan sarana menjadi fokus penting dalam mendorong produktivitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Direktur Penyaluran Dana Sektor Hulu BPDP menyambut baik langkah yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dalam arahannya, BPDP menekankan pentingnya penguatan pengawasan usaha perkebunan, khususnya dalam pencatatan jumlah produksi, yang menjadi salah satu faktor utama dalam perhitungan DBH yang diterima daerah.
Selain itu, BPDP juga mendorong Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal untuk menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Perkebunan Sawit Berkelanjutan sebagai landasan kebijakan dalam pengelolaan sektor sawit yang berkelanjutan dan terintegrasi.
BPDP turut membuka peluang kerja sama bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal dalam program peningkatan SDM dan bantuan sarana prasarana bagi petani sawit, dengan tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku. Tidak hanya itu, BPDP juga memberikan kesempatan kepada anak petani, pekerja, dan anggota koperasi kelapa sawit di Mandailing Natal untuk memperoleh program beasiswa pendidikan untuk jenjang sarjana.
” Kami membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam peningkatan kapasitas SDM dan dukungan sarana bagi petani. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus kesejahteraan petani sawit,” ujar Direktur.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati Mandailing Natal turut didampingi oleh Sekretaris Daerah, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kepala Dinas Pendidikan.
Melalui koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal optimistis dapat meningkatkan penerimaan DBH sawit sekaligus memperkuat tata kelola sektor perkebunan yang berkelanjutan, transparan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. (Suaib Rizal)











