Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Kapal Pembom Ikan di duga dari Sibolga Jarah Perairan Natal dan Rusak Ekosistem


					Kapal Pembom Ikan di duga dari Sibolga Jarah Perairan Natal dan Rusak Ekosistem Perbesar

Madinapos.com, Natal – Praktik penangkapan ikan ilegal menggunakan bahan peledak (bom ikan) di perairan Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal, kian mengkhawatirkan. Nelayan setempat melaporkan bahwa kapal-kapal yang diduga berasal dari Sibolga secara terang-terangan merusak ekosistem laut tanpa adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum selama bertahun-tahun belakangan ini.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini dari Adenan, salah satu warga setempat, yang kesehariannya memancing ikan dilaut, kapal-kapal pembom ikan ini akan melaksanakan aksinya di pagi hingga sore hari, dan malamnya kapal-kapal tersebut biasanya bersandar di sekitar Pulau Ringawan, wilayah Teluk Bale Desa Sundutan Tigo pada malam hari.

” Memasuki pagi hari, kapal-kapal ini mulai bergerak melakukan aksi pengeboman di titik-titik yang kaya akan ikan dan terumbu karang. Lokasi eksekusi ini diperkirakan hanya berjarak kurang lebih 8 kilometer dari bibir pantai Natal, jarak yang sebenarnya cukup dekat untuk terpantau radar atau patroli keamanan laut,” ujarnya, Minggu (8/2).

Akibat aksi kejahatan ini, ia mengatakan mengakibatkan terumbu karang hancur lebur dampak dari penggunaan bom ini sangat fatal. Selain membunuh ikan secara membabi buta (termasuk bibit ikan yang masih kecil), ledakan tersebut menghancurkan struktur terumbu karang yang merupakan jantung ekosistem laut.

” Mereka bekerja saat pagi hari. Suara ledakan dan kerusakan yang ditimbulkan sudah sangat parah. Kalau karang hancur, ikan tidak akan balik lagi ke sini, dan kami nelayan kecil yang paling menderita,” tambahnya.

Ia menyebutkan masyarakat nelayan setempat semakin geram, karena aksi ini telah berlangsung selama bertahun-tahun tanpa ada tindakan dari oenegak hukum, sehingga memicu kekecewaan di tengah masyarakat.

” Kami para nelayan Natal merasa ditinggalkan sendiri dalam menjaga kekayaan laut dari penjarah luar daerah,” pungkasnya. (Redaksi).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 199 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

RSUD Panyabungan Mulai Instalasi CT Scan 64 Slice, Perkuat Langkah Jadi RS Rujukan Se-Tabagsel

18 April 2026 - 16:06

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Cabjari Madina di Natal Laksanakan Penyuluhan Hukum Via Program JMS

15 April 2026 - 20:13

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia Beri Presisi Award Kepada Polres Palas

15 April 2026 - 15:49

Trending di Berita Daerah