Madinapos.com, Panyabungan Timur – Dalam rangka mendukung program ketahan pangan nasional, Bupati Mandailing Natal gelar panen raya padi di Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (28/1).
Panen raya ini merupakan bantuan bibit impari 32 yang disalurkan Kementerian Pertanian beberapa waktu lalu kepada sejumlah kelompok tani diwilayah ini.
” Bantuan bibit yang ditanam beberapa waktu lalu oleh kelompok tani hari ini sudah kita panen secara simbolis, Alhamdulillah padinya cukup unggul dan semoga hasilnya menaikkan produktivitas pertanian kita,” kata Bupati.
Bupati menyebut, bahwa Pemerintah Pusat sangat mendukung penuh program ketahanan pangan. Melalui bantuan bibit sekaligus menjamin ketersediaan pupuknya.
” Sekarang Gapoktan bisa langsung memesan pupuk, sehingga kita memotong mata rantai yang panjang. Dengan ini, produktivitas hasil pertanian diharapkan meningkat dan jadwal panen bisa terlaksana sesuai rencana.” tambah bupati.
Bupati juga optimistis, kesedian bahan pangan, khususnya beras tercukupi jelang Ramadhan hingga lebaran idul Fitri dan Adha tahun ini
” Berdasarkan statistik tahun lalu, produksi kita mencapai 158.000 ton, sehingga kita mengalami surplus. Harapannya bisa menutupi kebutuhan di masa sulit ini. Untuk stok beras MBG (Makan Bergizi Gratis) atau SPPG yang ada, saat ini tersedia dari hasil beras kita sendiri.” pungkasnya.
Sementara, Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga memafarkan benih yang diberikan mencapai kurang lebih 3.750 kg (3,75 ton) untuk luas lahan 143 hektar di Kecamatan ini. Khusus di Gunung Baringin, luas hamparan sawah yang mendapatkan bantuan benih adalah sekitar 48 hektar.
Pemerintah daerah juga kata Taufik mengatur pola tanam agar ketersediaan beras di Mandailing Natal terjaga sepanjang tahun melalui jadwal panen yang berkesinambungan, dimana panen raya dimulai di daerah Panyabungan Timur, dilanjutkan di daerah Siabu dan Mandailing Jae, dan disusul oleh wilayah Kotanopan dan Mandailing Julu yang saat ini masih dalam proses persemaian.
” Untuk daerah Pantai Barat biasanya dimulai setelah Idul Adha atau setelah musim haji. Laporan ini mengonfirmasi bahwa ketersediaan beras untuk Kabupaten Mandailing Natal berada dalam kondisi aman berkat pengaturan pola panen yang tersebar di berbagai wilayah. (Suaib Rizal).











