Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Pemkab Madina Perpanjang Masa Transisi Hingga 31 Januari 2026, ini Kondisi Madina


					Pemkab Madina Perpanjang Masa Transisi  Hingga 31 Januari 2026, ini Kondisi Madina Perbesar

Madinapos.com, Panyabungan – Rapat evaluasi penanganan transisi darurat bencana disepakati untuk memperpanjang hingga 31 Januari 2026. Hal itu diketahui saat rapat Forkopimda di aula kantor Bupati Mandailing Natal (Madina). Desa Parbangunan. Jumat (2/01/2026)

PJ. Sekda Madina Sahnan Pasaribu dalam paparannya menyebutkan kondisi Madina saat ini masih butuh penanganan yang serius mengigat kondisi cuaca masih belum stabil.

Berikut kondisi Madina saat ini pasca bencana banjir, longsor dan puting beliung.

1. Infrastruktur jalan belum seluruhnya normal (rawan longsor).
2. Masih banyak lokasi yang belum tertangani secara maksimal
3. Data rumah terdampak belum final terkait relokasi perumahan masyarakat yang masuk zona merah
4. Data rumah di pulau Tamang dan Natal yang terkena puting beliung belum lengkap
5. Ruas jalan muara soma- Banjar Melayu 2 km masih perlu peningkatan
6. Perbaikan jembatan Aek Inumon I dan Inumon II dimana kondisi pondasi sudah miring dan sangat mengkuatirkan
7. Pelaksanaan Mapping teknis dari jembatan Bosi – Simpang Gambir.

Bupati Madina H.Saipullah Nasution usai rapat evaluasi penanganan transisi bencana menyebutkan, sesuai disampaikan BMKG bahwa curah hujan maupun angin masih ada di bulan Januari ini ,bisa saja berakibat terjadi longsor dari jembatan merah menuju pantai Barat .

“Ini merupakan akses jalan utama kita dari Mandailing ini menuju Natal, kemudian masih ada satu desa yang belum terbuka aksesnya, dan ini panjangnya lebih 2 Km dan Medannya melalui perbukitan. Dan ini memerlukan waktu satu Minggu lagi untuk pembukaan,” sebutnya.

Dijelaskannya, Pemkab Madina masih butuh waktu untuk transisi, dimana transisi ini masih mendapat kemudahan untuk mengakses penanganan bencana yang dihadapi.

“Dengan kondisi transisi ini, Pemkab madina akan lebih cepat menangani hal-hal yang bisa saja terjadi dalam bulan ini ,”katanya.

Dikatakan Saipullah, Pemkab Madina sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah perusahaan untuk meminta bantuan alat berat dan melakukan normalisasi sungai dan irigasi-irigasi yang tersumbat sehingga penanganannya lebih cepat.

“Sudah dilakukan normalisasi sungai dan irigasi, dan untuk jalan yang rusak tetap mengharapkan anggaran dari pusat untuk segera dilakukan perbaikan, karena Pemkab tidak memilki anggaran pembanguna jalan untuk tahun 2026 ini,” ahirnya. (Hamzah).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

SS Dan SH Miliki Sabu Diamankan Satres Narkoba Polres Palas Di Desa Bulu Sonik, Kec. Barumun

16 April 2026 - 20:58

Bupati Paluta Sampaikan Pengantar LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD

16 April 2026 - 10:25

Camat Barumun Barat Resmi Buka MTQ Ke IV Tingkat Kecamatan

15 April 2026 - 21:22

Cabjari Madina di Natal Laksanakan Penyuluhan Hukum Via Program JMS

15 April 2026 - 20:13

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia Beri Presisi Award Kepada Polres Palas

15 April 2026 - 15:49

Lom Lom Suwondo Lantik 120 ASN. Kepala sekolah yang terbanyak

14 April 2026 - 22:02

Trending di Berita Daerah