Madinapos.com, Panyabungan – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa optimis target pendapatan asli daerah (PAD) sebesar 192,6 M pada tahun 2025 ini bisa tercapai.
Hal ini diungkapkan oleh Kaban Bapenda Madina Ahmad Yasir Lubis diruang kerjanya, Selasa (30/9) siang, ia mengatakan untuk mencapai target tersebut butuh kerja keras dan kekompakan sejumlah OPD Pemkab Madina.” kita optimis target PAD yang dibebankan tahun ini bisa tercapai, namun butuh kekompakan,” kata Yasir.
Yasir juga mengungkapkan, hingga September tahun ini, pihaknya telah berhasil menyerap PAD sebesar 120 M atau sekitar 62,5 persen dari yang ditargetkan.” Paling tidaknya diakhir tahun sudah mencapai 90 an persen keatas bisa kita capai dengan melihat dan menghitung potensi dan sasaran-sasaran yang kita tuju, namun tidak tertutup kemungkinan bisa juga 100 persen, kita akan berusaha,” ungkapnya.
PAD ini bersumber kata Yasir mulai dari pajak hotel, rumah makan dan minum, kios dan los pasar, lahan parkir, reklame, penerangan jalan, sarang burung walet, Galian C, pajak kendaraan bermotor dan berbagai sumber lainnya.
Untuk PAD paling besar kata Yasir bersumber dari Dividen atau bagi hasil laba di saham Bank Sumut. Kemudian alat sewa peralatan dari Dinas PUPR, IMB, BLUD RSUD panyabungan dan RSUD Husni Thamrin Natal serta Puskesmas juga dari retribusi potong hewan.
Ketika ditanya apakah ada kesulitan pihaknya dalam menyerap PAD ini, Yasir berujar sampai saat ini tidak ada masalah yang serius, semua bisa dipahami, misalnya hanya terkendala penurunan ekonomi masyarakat sekarang ini.
” Kendala dilapangan sebenarnya tidak ada, hanya terkendala ekonomi yang dialami masyarakat dimasa sekarang ini. Namun masih bisa diatasi dengan mengasih waktu tenggang dan kebijakan lainnya kepada wajib pajak,” jelas Yasir.
Diakhir, ia berharap dukungan dan kekompakan dari Pemkab Madina, khususnya OPD terkait seperti Disperindag, Perizinan, PUPR, RSUD panyabungan juga lainnnya agar target ini bisa tercapai. (Redaksi).











