Madinapos.com, Bukit Malintang – Untuk menyikapi penomena alam yang ramai belakangan ini terkait munculnya sumur panas baru di Desa Roburan Dolok Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Bupati Mandailing Natal H Saipullah Nasution akan secepatnya menyurati Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Republik Indonesia untuk memastikan apakah penomena itu berbahaya bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat sekitar.
Hal ini ia katakan kepada media ini usai landing di Bandara AH Nasution Bukit Malintang, Sabtu (26/4).
” Camat dan Kepala desa sudah kelokasi untuk mendapatkan informasi awal. Memang semburan itu sudah ada sejak beberapa tahun lalu, namun ada ditemukan 3 titik baru di 3 lokasi berbeda dengan lebar 5×5 M, setiap tempat ada 2 atau 3 semburan,” kata Bupati.
” Secara umum itu tidak berbahaya sama dengan yang lama, namun tentu dalam rangka untuk memastikan itu beracun atau bagaimana, Pemkab Madina akan secepatnya menyurati Dirjen EBTKE dijakarta menurunkan tim untuk melakukan penelitian,” tambahnya.
Setelah melalui penelitian itu, kata Bupati tentu akan didapatkan hasil maupun kesimpulan bagaimana apakah aman atau berbahaya bagi masyarakat sekitar.
” Kalau dari hasil penelitian itu ternyata berbahaya, upaya pemerintah akan cari jalan keluar dengan memindahkan masyarakat sekitar ke tempat yang lebih aman untuk sementara sebelum persoalan tersebut bisa diatasi. Namun kalau penomena alam biasa ya tetap seperti semula,” ujarnya.
Kemudian, Bupati Saipullah juga akan melaporkan penomena ini ke Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution sebagai kepala daerah di Provinsi ini.
” Kita akan laporkan ke Gubernur supaya beliau mengetahui bahwasanya ada penomena alam yang terjadi di Desa Roburan Dolok Mandailing Natal,” pungkasnya. (SRN).











