Madinapos.com, Panyabungan – Musyawarah Cabang (Muscab) V Badan Pengurus Cabang Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Indonesia (BPC GAPENSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) resmi dibuka Asisten II Pemerintah Kabupaten Madina Ahmad Meinul Lubis SSTP, di Aula Hotel Rindang, Panyabungan, Rabu (26/2/2025).
Hadir Ketua Umum GAPENSI Sumatera Utara (Sumut) Sanggam SH Bakkara, Wakil Ketua GAPENSI Sumut H. Aswin Parinduri, dan sejumlah tamu undangan pejabat teras Pemkab Madina.
Ketua Panitia Muscab Gapensi Muhammad Syafril, M.Si, berharap Muscab V Gapensi tersebut dapat terlaksana sesuai dengan yang diharapkan, dan menghadirkan kepengurusan yang baru.
“Supaya Gapensi di Madina kembali ke masa keemasannya, masa kejayaannya, sebagaimana yang kita ketahui bersama seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Syafril.
Asisten II Pemkab Madina Meinul Lubis mewakili Bupati HM Ja’far Sukhairi Nasution menyebutkan bahwa Gapensi Madina dalam pengurusan baru ini waktunya untuk bangkit kembali.
“Momentum bangkitnya kembali Gapensi di Madina tidak hanya sebatas membentuk kepengurusan baru, tapi kiranya juga bisa bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal,” ucap Meinul.
Eks Plt Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Madina ini juga menyebut tema yang diangkat dalam Muscab V Gapensi Madina diminta dapat terlaksana.
“Bersinergi salah satu menjadi faktor penentu kita ke depan. Sinergi ini saya fikir bukan hanya external, tapi di internal juga sangat perlu sehingga perkembangan organisasi bisa kita jaga. Kemudian juga external, sinerginya dengan pemerintah daerah tentunya,” ungkapnya.
Soal efisiensi anggaran yang dialami oleh pemerintah termasuk Madina, Meinul mengaku Pemkab Madina kini tetap berupaya agar program pembangunan prioritas tetap terlaksana.
“Gapensi harus ikut serta berperan dalam pembangunan kabupaten Mandailing Natal yang lebih baik dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, H. Aswin Parinduri selaku Wakil Ketua Gapensi Sumut memberikan wejangan kepada pengurus dan anggota Gapensi di Madina ketika terpilih nantinya. Aswin menegaskan Gapensi akan besar dan lebih dihargai apabila membawa atas nama wadah, bukan perseorangan.
Di sisi lain, Aswin juga meminta kepengurusan Gapensi Madina yang baru nantinya bisa terus menjalin komunikasi, dan berkoordinasi secara intens dengan Pemkab Madina, perusahaan milik pemerintah, dan perusahaan swasta yang ada di Madina.
“Tidak salah nantinya Gapensi pergi beraudensi, bersilaturahmi ke perusahaan-perusahaan yang ada. Jangan pengusaha dari luar daerah menguasai di Madina, harus putra daerah,” ungkap dia.
Aswin juga berpesan agar pengurus Gapensi Madina harus dahulu mengutamakan Kesejahteraan anggotanya daripada kesejahteraan orang lain.
“Mudah-mudahan kejayaan Gapensi di Mandailing Natal tumbuh kembali,” harap Aswin Parinduri, juga pernah menjabat Ketua Gapensi Madina selama dua periode. (SRN/FAN).











