Madinapos.com – Palas.
Mengisi HUT Kabupaten Padang Lawas ke -17 tahun 2024, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) bekerjasama dengan PT SSL dan SRL menggelar pasar murah di depan Kantor Kelurahan Pasar Sibuhuan, Selasa (16/7/2024)
Gebyar pasar murah paket sembako seperti beras 5 kg, gula 1 kg serta minyak goreng 2 liter disediakan sebanyak 2.000 paket. Masyarakat cukup menebus paket sembako yang disediakan dengan harga 60 ribu rupiah /paket.
Pj Bupati Padang Lawas, Ir Ardan Noor Hasibuan ,MM didampingi Sekda Arpan Nasution, S.Sos, Minggu (14/7), menjelaskan bahwa tujuan dari Gerakan Pasar Murah (GPM) ini adalah untuk mengendalikan inflasi dan mengurangi dampaknya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam menghadapi kenaikan harga pangan yang sering terjadi menjelang hari besar. Dengan adanya kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta, kami yakin dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat” kata Pj Bupati.
Sementara Pj. Gubernur Sumatera Utara, Dr. Drs Agus Fatoni, MSi, kegiatan pasar murah berupa paket sembako yang diinisiasi oleh PT SSL dan SRL melalui program CSR perusahaan,” bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kegiatan pasar murah dapat kembali dilaksanakan pada kegiatan berikutnya”, ungkapnya..
Manajemen PT SSL, Payung Purba menyebut, gebyar pasar murah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan perayaan HUT Kabupaten Padang Lawas ke -17 yang jatuh pada tanggal 17/07/2024 besok.
“Pelaksanaan pasar murah ini merupakan bentuk kerjasama antara perusahaan dengan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas melalui Dinas Ketahanan Pangan,” Kata Payung.
Manajer Program Pemberdayaan Masyarakat PT SSL dan SRL Bayu Sukma Nugraha menyebutkan program pasar murah merupakan salah satu bentuk implementasi dari program pemberdayaan masyarakat untuk masyarakat. Program pasar murah yang diberikan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
” Pasar murah ini merupakan rangkaian program pemberdayaan masyarakat selain beberapa program lain seperti bidang ekonomi, kesehatan, pendidikan, keagamaan serta sosial lingkungan yang telah disalurkan oleh perusahaan kepada masyarakat,” Kata Bayu.
Penulis: A Salam Siregar.











