Madinapos.com – Panyabungan
Jalan Menuju tiga desa di Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali longsor mengakibatkan tiga desa terisolir seperti Desa Rao – Rao dolok dan Lombang serta Panjaringan, Kamis (20/6/24).
Menyikapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Elpiyanti Harahap ST mengatakan pihaknya akan secepatnya menurunkan alat berat kelokasi membersikan material berupa bebatuan dan lumpur dari badan jalan.
” Hari ini akan kita segera tangani menggunakan alat berat jenis Excavator ke lokasi, namun karena terkendala lokasi, butuh dua hari alat berat tersebut sampai ke lokasi,” kata Elpy
” Untuk itu saya berharap masyarakat bersabar pasti akan kami bersihkan sampai tuntas, kejadian ini merupakan yang le 17 kalinya dalam kurun waktu 3 bulan belakangan ini,” pungkasnya.
Sementara Kepala Desa Rao Rao Lombang Saipul Nasution mengatakan, tebing yang longsor itu berada di titik antara Desa Tambangan Pasoman dengan Rao-rao Lombang.
” ini kesekian kalinya terjadi, alat berat milik PUPR sudah sering melakukan pembersihan material dilokasi tersebut, namun longsor dari perbukitan tetap terjadi asal hujan turun,” ujar Saipul
Ia mengaku, perwakilan 3 desa yang terisolir telah melakukan pengecekan di atas perbukitan, namu tidak ada sumber air di perbukitan. Ia duga kondisi tanah yang labil ketika hujan turun menjadi penyebab.
” Panjang material longsor yang menimbun badan jalan sendiri sekitar 60 meter dengan ketinggian material longsot yang menimbun jalan 2 meteran,” pungkasnya.(Sl)











