Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Sahrun Hasibuan, Wakil Ketua DPRD Palas Hadiri Tablig Akbar Milad Muhammadiyah Ke-111


					Sahrun Hasibuan, Wakil Ketua DPRD Palas Hadiri Tablig Akbar Milad Muhammadiyah Ke-111 Perbesar

Madinapos.com – Palas.

Wakil ketua DPRD Padang Lawas (Palas), Sahrun Hasibuan menghadiri acara Tabligh Akbar Milad Muhammadiyah ke-111 Tahun 2023, sekaligus peresmian Panti Asuhan Muhammadiyah dengan tema ” Ikhtiar Menyelamatkan Semesta” di Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa, Sabtu, 09/12/2023.

Pada kesempatan tersebut selain Sahrun Hasibuan, turut hadir dalam Acara tersebut sekretaris wilayah PP Muhammadiyah Provinsi Sumut Irwan Syahputra, MA, Plt Bupati Palas drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht.MM. M,Si MH, anggota DPRD Madina MORA Harahap, Kapolsek Sosa Iptu Mulyady SH, Mewakili Danramil SOSA, Beserta para OPD, Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Padang lawas serta para undangan lainnya.

Usai acara ketika Sahrun Hasibuan di sambangi awak media ini mengatakan, pada hari ini kita sangat bersyukur dengan berdirinya panti asuhan Muhammadiyah di Pasar Ujung Batu, Kecamatan Sosa ini,” katanya.

Jika kita mengingat sejarah, tambahnya, Muhammadiyah merupakan gerakan sekaligus organisasi Islam yang lahir pada 18 November 1912 dan didirikan oleh KH. Ahmad Dahlan dari Yogyakarta. Nama Muhammadiyah pun dipilih untuk menjelaskan bahwa anggotanya adalah orang-orang Islam yang beribadah sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad.

“Lahirnya organisasi ini berawal dari KH. Ahmad Dahlan yang ingin melakukan pembaruan di Tanah Air. Setelah berdiskusi dengan anggota Boedi Oetomo. KH. Ahmad Dahlan mendapat usulan untuk mendirikan sebuah organisasi yang bisa menjadi wadah aktualisasi pikiran-pikiran pembaruan,’ jelasnya.

Akhirnya, lanjutnya, berdirilah pada 8 Dzulhijah 1330 H atau 18 November 1912. Organisasi ini resmi mendapat pengesahan dari Gubernur Jenderal Belanda, sekitar dua tahun kemudian, yaitu tepatnya pada 22 Agustus 1914,” ucap Sahrun.

Sebelumnya, KH. Ahmad Dahlan juga diketahui sering mengajarkan agama Islam secara informal. Pengajarannya pun tidak lagi di surau, tapi mirip seperti sekolah yang menggunakan ruangan khusus, meja, dan papan tulis. Bahkan, “sekolah” ini tak hanya mengajarkan ilmu agama, tapi juga ilmu umum lainnya.

“Pada 1 Desember 1911, sekolah informal ini kemudian berkembang menjadi Madrasah Ibtidaiyah Diniyah Islamiyah. Setelah Muhammadiyah lahir, organisasi ini tak hanya berfungsi sebagai wadah aktualisasi pemikiran KH. Ahmad Dahlan, tapi juga otomatis menaungi sekolah yang ia rintis,” tegas Sahrun.

Pada saat ini, tambah Sahrun, kita yang hanya meneruskan ajaran dan mengisi kemerdekaan mari kita lindungi dunia ini dengan hati,pikiran dan perbuatan dari kehancuran, sesuai dengan tema kita tahun ini” Ikhtiar Menyelamatkan Semesta”.

Karena sudah jelas di sampaikan Alloh dalam firmannnya, pada QS. Ar-rum: 41-42) telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). Katakanlah (Muhammad), “Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan (Allah).

“Jelas kita tahu bahwa ayat tersebut diturunkan untuk menegaskan bahwa ulah manusialah yang menjadi penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di darat dan bahkan di laut,: tambahnya lagi.

“Dalam ayat tersebut Allah juga memperingatkan manusia untuk kembali ke jalan yang benar, tidak merusak alam sesuka hatinya demi menuruti nafsu diri, agar apa yang orang terdahulu alami tidak menimpa pada diri kita, Karena mereka yang melenceng dari jalan kebenaran sebagaimana nenek moyang mereka lakukan Allah katakan sebagai orang-orang musyrik.’ tegas Sahrun

“Berbagai bencana alam berupa kerusakan di darat dan di laut merupakan salah satu akibat dari kejahatan orang-orang yang berdosa. Kekeringan, banjir, gunung meletus, badai, semua itu bukan hanya faktor bencana alam, tapi juga akibat dari kejahilan tangan-tangan manusia,” tandas Sahrun Hasibuan wakil ketua DPRD Palas

Penulis : A Salam Srg.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

BBM Jenis Pertalite Langka di Sibuhuan, Harga Ketengan Rp.18 Ribu/ Liter, Ketua Sampal Angkat Bicara

21 Februari 2024 - 23:15

Dandim 0212/Tapsel Tanam Pohon Mangrove Serentak di Natal

21 Februari 2024 - 21:51

Sat Samapta Polres Palas Patroli Monitoring di Kantor PPK, Pastikan Kotak Suara Pemilu Aman

20 Februari 2024 - 15:51

KPU RI Umumkan 5 Komisioner KPU Palas Baru, Besok Dilantik

20 Februari 2024 - 00:44

Pemerhati Lingkungan Curigai Ada Pemilik Modal Kuat Dibalik Galian C Ilegal di Linggabayu

19 Februari 2024 - 19:42

Kapolres Madina Pantau Rapat Pleno Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Kantor PPK

17 Februari 2024 - 22:15

Trending di Berita Daerah