Madinapos.com – Panyabungan.
Detik – detik prosesi penyalaan lampu perdana PLN di Desa Sopobatu cukup membuat haru dan menegangkan, bahkan tidak sedikit warga menyeka air mata disaat Bupati Mandailing Natal HM. Jafar Sukhairi Nasution menyalakan lampu perdana Mesjid Al Abror dan spontanitas warga berteriak keras Merdeka !!! berulang kali.
Catatan peninjauan lokasi awak media ini, Desa Sopobatu secara administratif berada di wilayah Kecamatan Panyabungan dan hanya berjarak 5 Km dari inti ibu Kota Kabupaten Mandailing Natal, namun sejak merdeka 78 tahun silam dan baru hari ini instalasi PLN menjangkau desa yang posisinya tepat berada dibalik lembah Dolok Malea tersebut.
Bupati HM. Jafar Sukhairi Nasution mengatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk mengkawal pemerataan pembangunan menjangkau seluruh pelosok desa hingga wilayah terpencil sekalipun,” kita tengah berupaya untuk mengentaskan keterisoliran desa dengan pembangunan infrastruktur jalan dan listrik sehingga tercapai pemerataan pembangunan”, ungkapnya.
“Semoga dengan masuknya PLN ke Desa Sopobatu bertepatan menjelang 17 Agustus 2023 HUT Kemerdekaan RI Ke 78 menjadi langkah awal untuk memajukan desa ini menuju langkah berikutnya, kami juga sampaikan terimakasih kepada PLN Manager UP3 Padangsidempuan, Danramil
13 Panyabungan serta semua pihak yang turut membantu terutama warga Desa Sigalapang yang telah mengikhlaskan tanah dan tanamannya hingga tiang PLN terpasang”, tutupnya.
Sementara Manager PT PLN (Persero) UP3 Padangsidimpuan Eka Rahma Daniati mengatakan terimakasih atas kerjasama semua pihak yang mensukseskan agenda ini,” bahwa proyek listrik di Desa Sopobatu didanai pemerintah untuk meningkatkan ratio elektrifikasi secara nasional”, ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten 2, Pabung Kodim 0212 / TS, Danramil 13 Panyabungan, Kadis Perizinan, Kadis PMD, Kadis lingkungan Hidup, Kadis Pendidikan, BKSDM, Kabapenda, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Kaban Kesbangpol, Kasatpol PP, Kadis Kominfo, Kadis Perkim, Kadis Perikanan, Kabag umum, Kabag kesra, Kabag Prokopim, dan sejumlah awak media. (am)











