Menu

Mode Gelap

Sosial

Kisah Dokter Candra, Terima Buah Dari Pasien Pengganti Biaya Berobat


					Kisah Dokter Candra, Terima Buah Dari Pasien Pengganti Biaya Berobat Perbesar

Madinapos.com – Palas.

Dokter Candra Rama, pemilik Klinik Candra Rama Medika Desa Hutaraja Lamo, (Padang Rumbao) Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas) bercerita ketika  terima buah sebagai pengganti biaya berobat warga kurang mampu bahkan tak jarang pasien tidak membayar.

“Pernah dan sering, bagi saya itu hal yang biasa saja, yang penting warga kita dengan kemampuan ekonomi terbatas yang butuh berobat itu dapat ditangani dengan baik”, ungkap dokter lulusan dari Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara in saat ditemui di Sibuhuan, Kamis (11/05)

Ketika ditanya buah yang sering diantarkan pasien, dr. Candra menunjukkan sebuah bungkusan plastik berisi jeruk,” itu seperti buah-buahan kadang ubi, tapi semua itu diberikan dengan seyum ikhlas pasien kita, saya sangat senang menerimanya”, sebutnya.

Sementara Humas Klinik Candra Rama Medika Fahmi Akbar Rambe SH mengungkapkan hal itu merupakan wujud komitmen memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya yang kurang mampu.

Fahmi berkisah, minggu lalu menerima pasien namun pasien tersebut meminta tolong untuk biaya pengobatannya dibayar dengan buah sebab ia tak punya uang,” Dok saya mau berobat, saya kurang mampu dan tak punya biaya berobat, saya bayar dokter dengan buah boleh dok, kemudian saya bilang enggak apa buk, yang penting berobat..!!,” kisah Fahmi.

” Padahal Ibu itu pasien rawat inap. Bukan pasien rawat jalan. Alhamdulilah pasien itu sudah pulang siang ini dengan sehat”, ucap Fahmi.

Media ini juga mencoba menelusuri beberapa kisah ini dan mendapatkan beberapa cerita warga diantaranya Bunda Kia Zifa serta Nuratas Pohan seorang lansia penderita keropos tulang belakang (osteoporosis).

Menurut Fahmi Humas, sekaligus kuasa Hukum, hal tersebut dilakukan di Klinik Candra Rama Medika, merupakan kecintaan dr Candra kepada masyarakat Padang Lawas dan komitmen mereka dalam menangani pasien,” mendahulukan kesehatan pasien adalah yang paling utama, tidak memandang bulu siapapun pasiannya, dari mana dan  apa latar belakangnya,” pungkas Fahmi Akbar.

Penulis :A Salam Srg.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 160 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Alumni SMAN 1 Panyabungan ’91 Plus CS Kirim Santunan Anak Yatim

7 April 2024 - 15:13

Perantau Asal Sinonoan Santuni 17 Yatim Piatu di Kampung Halaman

5 April 2024 - 22:23

Bhabinkamtibmas Polsubsektor Huragi, IEA Dan PNNB Berbagi Takjil Ramadhan Kepada Pengguna Jalan

30 Maret 2024 - 22:13

Hari Ke 2 Berbagi Takjil Ramadhan 1445 H, Ketua MPC PP Madina Harapkan Solidaritas Makin Kuat

20 Maret 2024 - 00:24

Komunitas Pers (Kompersa Madina) Berbagi Takjil Ramadhan 1445 H di Seputaran Kota Panyabungan

18 Maret 2024 - 04:37

Semangat Ramadhan 1445 H, Polsek Siabu Gelar Bakti Sosial di Mesjid Raya Nurul Huda

10 Maret 2024 - 19:28

Trending di Sosial