Madinapos.com – Panyabungan
Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Eli Mahrani Jafar Sukhairi Nasution menyampaikan kanker serviks adalah salah satu jenis kanker yang paling banyak menelan korban pada wanita di seluruh penjuru dunia.
Ia menguraikan data Kementerian Kesehatan RI, setidaknya dilaporkan ada 15.000 kasus kanker serviks setiap tahunnya yang terjadi di Indonesia.
” Sayangnya, deteksi dini seperti dengan tes pap smear rutin masih belum menjadi perhatian umum, kanker serviks ini juga tidak akan menunjukkan gejala pada tahap awal, Gejala baru muncul saat kanker sudah mulai menyebar dan memasuki tahap stadium lanjut,” ungkapnya saat memberi sambutan diacara Workshop dan Seminar Kesehatan di Hotel Rindang, Kecamatan Panyabungan. Minggu (25/10).
Untuk itu, lanjut Eli, kegiatan workshop dan seminar kesehatan ini, merupakan salah satu upaya pelayanan kesejahteraan perempuan dengan cara deteksi dini kanker serviks. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Bidan dalam melakukan pelayanan kesehatan reproduksi pada wanita.
” Saya ucapkan terima kasih kepada PC IBI Kabupaten Madina atas sumbangsihnya dalam ikut serta memajukan standar pelayanan kesehatan di Kabupaten Madina dan harapan saya semoga YKI dapat bersinergi dengan organisasi IBI dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan perempuan di Kabupaten Madina,” kata Eli.
Seminar dengan Tema tata laksana deteksi dini kanker serviks dengan metode pemeriksaan IVA test di masa pandemi Covid-19, ini dihari peserta tenaga kesehatan dari Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Madina dan undangan lainnya. (Suaib)











