Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Atika Ajak Stakeholder Fokus Benahi Stunting Untuk Capai Target 14 Persen di Tahun 2024


					Atika Ajak Stakeholder Fokus Benahi Stunting Untuk Capai Target 14 Persen di Tahun 2024 Perbesar

Madinapos.com – Panyabungan.

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution mengajak seluruh stakeholder fokus benahi stunting dalam rapat kerja tim percepatan dengan Taman Pemulihan Gizi (TPG) dan Enumerator dalam rangkat persiapan survey dari tim Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) di aula Ladang Sari Desa Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Selasa (6/9/2022).

Perlu kita pahami, lanjutnya bahwa gagalnya pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama atau yang dikenal dengan stunting merupakan sebuah ancaman bagi generasi masa depan Indonesia jika tidak dicegah sejak dini.

“Untuk itu pemerintah Republik Indonesia telah menargetkan turunnya angka stunting menjadi 14% pada tahun 2024 mendatang,” katanya.

Atika Pemkab Madina mendukung peraturan tersebut sesuai dengan SK Bupati No. 470.479/0418/2022 telan membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yang telah melakukan berbagai upaya penurunan stunting.

” Stunting menjadi masalah yang disebabkan oleh multidimensi sehingga penanganannya harus mengedepankan intervensi sensitif yang melibatkan lintas multisektoral,” katanya.

Menurut Atika, intervensi gizi sensitif yang dilakukan oleh sektor lain selain sektor kesehatan memberikan daya ungkit untuk menurunkan gangguan gizi lebih besar yaitu sebesar 70% dibanding dengan intervensi gizi spesifik dari sektor kesehatan yang hanya memberikan kontribusi sebesar 30%.

” Oleh karenanya, dalam rangka upaya percepatan penurunan dan penanggulangan masalah stunting dan untuk memastikan terjadinya integrasi pelaksanaan intervensi saya minta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus bertanggung jawab secara bersama-sama,” harap nya.

Sementara Plt Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Elvi Maharani mengajak seluruh kepala puskesmas, camat, kepala desa ikut berperan serta mendampingi survey yang akan dilakukan SSGI di Madina.

” Inilah saatnya dan waktunya kita untuk bergerak mendampingi SSGI untuk melakukan pendataan yang akurat sehingga tidak ada pembohongan data demi masa depan generasi muda kita sebutnya,” katanya.

Target yang diharapkan stunting di Kabupaten Madina turun pada tahun 2021 dari 47,7% menjadi 28% di Tahun 2024.

” Tenaga pendamping pengumpulan data anak stunting ada 51 orang di Madina dan 8 orang enumerator adalah tenaga yang menginput data langsung dari blok sensus,” sebutnya. (Suaib)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Didukung 12 Ranting, Gumuru Siregar Terpilih Sebagai Ketua PAC PP Angkola Timur Tapsel

26 September 2022 - 08:29

Madina Lepas Kontingan Nasyid dan Qasidah Ikuti Festival di Sumut

25 September 2022 - 20:36

Forkopimda Madina Gelar Sholat Subuh Berjamaah di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan

25 September 2022 - 10:05

DPRD Dan Pemkab Madina Setujui KUPA-PPAS APBD 2022

24 September 2022 - 22:03

DPC MAPAN RI Gelar Sosialisasi, Dukung Visi Bupati Tapsel Sehat Tanpa Narkoba

24 September 2022 - 19:31

Erwin Efendi Buka Word Tourism Day 2022 di Jembatan Merah Desa Kayu Laut, Madina

24 September 2022 - 11:53

Trending di Berita Daerah