Madinapos.com – Panyabungan.
Jelang Idul Fitri 1443 H, lapak penjualan daging atau yang dikenal di Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal sebagai Poken Bante yang terletak di depan bangunan Pasar Baru Panyabungan diserbu pengunjung yang rata – rata kaum ibu. Rata – rata daging kerbau dijual 160 ribu perkilo, beda tulang dan babat.
Elvi, salah seorang pemudik dari Medan mengatakan harga daging segitu masih cukup wajar, apalagi belinya juga untuk kebutuhan idul fitri ini saja,” ya lumayan, 160 ribu perkilo untuk daging kelas satu, beda dengan tulang atau babat, cukuplah karena keluarga juga tidak semua suka”, ujar ibu 3 anak ini, Minggu (1/5).
“Nantikan tambahannya bisa beli ikan mas juga, untuk asam pedas atau sambal ikan, namun gulai daging kayaknya harus ada juga”, ucapnya sambi tertawa.
Hal senada juga disampaikan ibu – ibu lainya. Mereka mengakui setiap menjelang lebaran harus membeli daging, baik untuk direndang dan gulai atau sop,” biasalah banyak tamu saudara kita yang mudik, jadi harus menyuguhkan yang enak lah, naron idokon daganak ki na polit ma etek, sakali sataoun do ami mulak”, ucap salah satu ibu paruh baya sambil berlalu.
Terlihat, Pasar ‘Poken Bante’ di depan Pasar Baru Panyabungan ini sedikit macet, hal ini disebabkan beberapa kenderaan memutar diposisi depan lapak penjualan daging, namun ada petugas parkir yang turut mengatur lalu lintas sehingga cukup terbantu, sementara Kepolisian Unit Satlantas juga terlihat dipersimpangan mengatur untuk mengurai kemacetan jalan. (Am)











