Madinapos.com – Panyabungan.
Setelah PT. SMGP masuk ke Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina), warga sekitar Wilayah Kerja Panasbumi setiap hari selalu dihantui rasa was-was, apa dan siapa lagi yang akan jadi korban.
Hal itu diungkapkan Fatimah salah seorang kerabat keluarga koran sambil menggendong 2 anak dari kerabatnya tersebut di RSU Panyabungan, Minggu (24/4) siang.
Ia juga menceritakan kejadian hari ini bahwa
sekitar Jam 9 pagi, tiba – tiba saja ada asap hitam bercambur lumpur keluar dari Wellpad T,” katanya ini bukan lagi tes sumur, jadi masyarakat biasa aja keladang, namun kekadiannya puluhan warga desa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Panyabungan (RSUD) ini”, katanya.
” Hidup kami masyarakat desa Sibanggor Julu setiap harinya tidak tenang dan selalu dihantui rasa was-was, karena hari ini, sudah kesekian kalinya masyarakat jadi korban dari kebocoran Gas oleh PT SMGP,” ungkapnya lagi
Ia juga mengatakan bahwa masyarakat hanya butuh jaminan keselamatan, dan tidak butuh duit perusahan,” hari ini apa lagi yang terjadi, siapa lagi yang akan jadi korban, mau pindah rumah tentu harus memerlukan biaya yang tidak sedikit, kami hanya butuh jaminan keselamatan dari pemerintah, kami tidak butuh duit dari Perusahaan,” katanya dengan tegas
Sementara Kepala Desa Sibanggor Julu Awaludin waktu dimintai keterangannya melalui seluler membenarkan kejadian tersebut,” Kejadiannya berawal dari kepulan asap hitam tebal bercampur lumpur dengan uap berbau busuk, sehingga masyarakat sekitar Wellpad T, yang kebetulan di ladang mengalami sesak, mual, muntah, perut mules sehingga dengan sigap masyarakat melarikannya ke Rumah Sakit”, tutupnya tanpa menjelaskan rincian lainnya. (Suaib)











