Madinapos.com – Panyabungan.
Usai RDP dengan PTPN4 dan masyarakat penggugat hak, Senin (28/3), Anggota DPRD Madina Khoirun Nasution Komisi II mengatakan persoalan sengketa tanah jangan dianggab ringan karena melibatkan rakyat banyak disatu sisi.
“Untuk itu saya mendukung pembentukan Tim Investigasi kasus pertanahan konflik perkebunan dengan masyarakat di Madina khususnya yang melibatkan investasi perkebunan”, paparnya, Rabu (29/3).
Selain itu ia juga meminta seluruh HGU Perkebunan harus diukur ulang untuk memastikan jumlah yang dikuasai disesuaikan dengan izin HGU,” kita harus memastikan berapa sesungguhnya penguasaan HGU setiap perkebunan yang beroperasi di Madina”, paparnya.
Untuk rencana tersebut, lanjutnya juga meminta kepada pihak eksekutif untuk mempersiapkan rencana pengukuran ulang tersebut,”Tentunya jika ini berjalan sesuai rencana, kita dapat membantu menyelesaian persoalan sengketa lahan antara perusahaan dengan masyarakat”, ungkapnya.
Khoirun juga meminta pihak perusahaan yang beroperasi di Mandailing Natal tidak hanya yang bergerak di bidang perkebunan agar berkelakukan baik, koperatif dan tidak bersengketa dengan masyarakat. (red)











