Madinapos.com – Panyabungan.
Para pedagang korban kebakaran Pasar Baru Panyabungan 3 tahun lalu yang menempati relokasi sementara disekitar bangunan mulai mengeluhkan lamanya proses pekerjaan gedung baru tersebut. Sementara lokasi sementara yang ditempati juga sudah mulai mengalami kerusakan, akses jalan yang buruk dan berair sehingga pembeli malas datang.
Ketika media ini berbincang dengan salah seorang pedagang bernama Rudi yang menempati salah satu area relokasi mengatakan sangat prihatin dengan kondisi mereka saat ini karena bangunan baru tak kunjung selesai sementara lokasi yang ditempati saat ini sudah sangat tidak layak baik dari segi kebersihan, berbau busuk dan akses jalannya kotor dan berair”, ungkapnya Sabtu (12/3).
“Mulai tidak layak atau tidak terurus, jadi teman – teman pedagang mulai mengontrak lokasi yang disiapkan pihak swasta bang”, ungkapnya dengan nada sedih.
Ia juga mengatakan proses pembanguan Pasar Baru Panyabungan sangatlah lambat dan lambat laun mulai menimbulkan kerugian
kepada pedagang di lokasi saat ini,” aduh bang, terkadang satu harian tidak buka dasar, coba tanya sama yang lain lah, habis mau gimana lagi, maunya kami diajak bertemu dan mendiskusikan hal ini bang”, lanjutnya.
Ketika media ini bertanya kapan rencana akan menempati Pasar Baru Panyabungan, Rudi hanya tersenyum. Ia malah bertanya apakah bangunan dan fasilitas pendukungnya sudah
selesai semua,” entah kapanlah bang, kemarin kabarnya sebelum bulan 12, sekarang sudah lewat, kalau kita ditanya maunya sebelum ramadhan, karena itu kesempatan kita mengembalikan modal yang sudah termakan bang”, tutupnya.
Ketika media ini berkeliling dilokasi penempatan para pedagang memang terlihat situasinya kurang nyaman dan sepi pengunjung, sementara bangunan baru belum layak ditempati karena belum selesai 100 persen. (Tim Redaksi)











