Madinapos.com – Panyabungan.
Saat melakukan investigasi insiden puluhan Warga Desa Sibanggor Julu merasakan mual serta muntah dan dilarikan ke Rumah Sakit saat Well Tes Sumur Gas Well Pad AAE – 05 PT. SMGP, Ketua DPRD Madina Erwin E Lubis meminta kepada management perusahaan lebih fleksibel menyikapi ini.
‘Ada persepsi yang berbeda antara yang dialami warga dengan keterangan yang diberikan pihak perusahaan, dilapangan kita lihat alat detektor menunjukkan sebaran H2S angka nol, tetapi tidak bisa kita abaikan kejadian yang terjadi terhadap warga pada hari Minggu lalu”, ungkapnya kepada sejumlah awak media yang mengikuti investigasi, Kamis (10/3).
Erwin juga menjelaskan agar menghindari terjadinya tuduh menuduh antara warga dengan pihak perusahaan,”jadi saya selaku Ketua DPRD Madina bersama Pemerintah Daerah hanya menginginkan fleksibelitas berfikir dan bertindak kepada perusahaan supaya tidak terjadi tuduh menuduh, karena apapun alasannya perusahaan tersebut ada ditengah-tengah masyarakat,” tambahnya.
Selanjutnya Erwin meminta agar masyarakat tetap tenang menyikapi kondisi ini dan menunggu hasil investigasi yang dilakukan pihak Direktorat Jenderal EBTKE – Kementerian ESDM maupun Labfor Polda Sumut, untuk mengetahui apakah kejadian tersebut dikarenakan paparan gas H2S atau tidak.
“Kami berharap kepada masyarakat agar tetap tenang, jangan melakukan hal yang tidak semestinya supaya tidak menimbulkan permasalahan baru, dan kepada perusahaan harus objektif dalam menyikapi seluruh persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat”, tutupnya.
Tim Investigasi terdiri dari Ketua dan beberapa Anggota DPRD Madina, Tim Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, Perwakilan EBTKE, Labfor Poldasu serta didampingi pihak Perusahaan PT. SMGP. (Suaib)











