Madinapos.com – Panyabungan.
Rangkaian peringatan HUT Ke 23 Madina, Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution membuka Pagelaran Seni Budaya dan Ekspo Ekonomi Kreatif Madina Tahun 2022 di halaman Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (9/3/2022).
Pembukaan pagelaran seni budaya dan ekspo ekonomi kreatif ini dimeriahkan pertunjukan Drumband dan Marching Band yang ditampilkan 5 sekolah di Kecamatan Panyabungan. Selain itu, Pemkab Madina juga menggelar pameran produk-produk lokal.
Dalam sambutannya, Bupati Sukhairi mengatakan HUT Ke-23 Madina sebagai momentum untuk mengingat kembali bahwa setiap capaian pembangunan yang diraih berkat kerja keras para pendahulu.
” Tugas kita hanyalah melanjutkan pembangunan yang telah dirintis dan perjuangkan sebelumnya, untuk itu sebagai wujud syukur dan terima kasih kepada para pendahulu, kita harus tetap bekerja dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan daerah kita tercinta,” kata Sukhairi.
Selama dua tahun dilanda bencana pandemi Covid-19 yang berdampak pada kesehatan, bahkan kematian yang jumlahnya cukup banyak di seluruh dunia, bukan hanya masalah kesehatan, tetapi menghantam berbagai sektor kehidupan seperti usaha dan ekonomi.
Itu sebabnya, kata Sukhairi, peringatan hari jadi Kabupaten Madina tahun ini diadakan secara sederhana karena pandemi Covid-19, namun hakekatnya, tidak mengurangi makna dan nilai refleksi historikal bagi seluruh warga Kabupaten Madina dimanapun berada.
” Sebagai bentuk apresiasi kita terhadap segala pencapaian karsa, karya, dan budaya yang telah diperjuangkan oleh para leluhur Bumi Gordang Sambilan” kata Sukahiri.
Selain itu Bupati juga meminta walaupun dampak pandemi ini begitu terasa khusus dibidang perekonomian, namun tidak boleh menyerah dengan kondisi saat ini,” semua masyarakat harus optimis, Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal harus optimis karena kita yakin dengan kerja keras bahwa hari esok akan lebih baik”, tegasnya.
Bupati juga memaparkan dalam melaksanakan pembangunan, Pemkab Madina mengusung visi Akselerasi Pembangunan Menuju Mandailing Natal Yang Mandiri, Kompetitif, Berkeadilan, dan Bermartabat.
Pemkab Madina terus berupaya melakukan perubahan dari setiap aspek pembangunan. Sebagai penyemangat dan pengingat, ditetapkan motto kabupaten, yaitu Madina Bersyukur Madina Berbenah.
Sukhairi juga meminta masyarakat Madina senantiasa berdoa dan mendukung agar proses pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten Madina dapat berjalan dengan baik.
” Berikan teguran apabila kami melakukan kekeliruan. Karena jika hanya tepuk tangan yang meriah, kami khawatir menjadi orang-orang yang kufur nikmat,” tutupnya. (Suaib)











