Madinapos.com-Panyabungan : Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Balai Taman Nasional Batang Gadis Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Kasubag tata usaha Bobby Nopandry mengecam tindakan para penambang emas ilegal di aliran sungai Batang gadis Kabupaten Mandailing Natal.
Menurut Boby Selain merusak alam dan lingkungan pertambangan emas ilegal ini juga sudah berani memasuki wilayah TNBG secara ilegal dan merusak sejumlah hutan yang dilindungi pemerintah.
Bobby mengatakan kepada Madinapos bahwa secara sembunyi sembunyi alat berat berupaya memasuki wilayah hutan Nasional Batang Gadis untuk melakukan aktivitas penambangan secara ilegal, Padahal sudah jelas dilarang dan dibuat plakat dilarang melakukan pertambangan di area wilayah TNBG, namun hal tersebut tidak di indahkan para penambang.
Selain dilarang untuk penambangan ilegal, Bobby bersama anggota timnya juga sudah melakukan pengusiran kepada sejumlah alat berat yang sudah terlanjur beroperasi di wilayah aek nabara Kecamatan Batang Natal karena masuk wilayah TNBG.
“Saat ini alat berat yang masuk ke desa Aek Nabara sudah kita usir dan juga kita berikan sangsi berupa teguran secara tertulis,namun apabila hal tersebut tidak di indahkan para penambang maka kita secara tegas melakukan tindakan secara hukum yang berlaku.”kata Bobby.
Bobby juga sangat menyayangkan adanya aktivitas pertambangan emas ilegal di daerah aliran sungai batang natal yang masuk wilayah penyangga TNBG, apabila wilayah penyangga TNBG rusak maka efeknya sangat berbahaya bagi TNBG sendiri.
Sebelumnya kata Boby dari laporan masyarakat bahwa di desa Aek Nabara terjadi aktivitas pertambangan emas ilegal yang menggunakan alat berat excavator, setelah di cek dan diusir dua hari kemudian aktivitas tersebut terhenti dan tidak beroperasi lagi.
Boby juga berharap selain aparat TNI dan Polri serta Pemerintah, masyarakat juga harus ikut andil dan berperan untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal ini, benar kata pak bupati madina “ini bukan lagi cari makan, tapi sudah cari kaya,” katanya.
Reporter : Dedek











