Menu

Mode Gelap

Hukum

Sungai Batang Natal Masih Keruh, Aktifitas Bisnis Tambang Emas Ilegal Masih Jalan


					Keterangan Photo : Kondisi sungai batang natal di wilayah Kecamatan Lingga Bayu terlihat keruh dan berlumpur akibat aktifitas tambang emas ilegal menggunakan akat berat di DAS batang Natal Perbesar

Keterangan Photo : Kondisi sungai batang natal di wilayah Kecamatan Lingga Bayu terlihat keruh dan berlumpur akibat aktifitas tambang emas ilegal menggunakan akat berat di DAS batang Natal

Madinapos-Batang Natal : Aktifitas penambangan emas dengan menggunakan alat berat di DAS Batang Natal, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal sampai hari ini ternyata masih beroperasi, kondisi air sungai masih keruh dan berlumpur, padahal dua hari lalu sesuai konfirmasi Madinapos dengan AKP. Edy Wirayanto selaku Kapolsek Batang Natal mengaku bahwa aktifitas penambangan emas di DAS sudah berhenti.

Pagi tadi, Kapolsek Batang Natal yang dikonfirmasi lewat pesan whatsApp apakah Polsek punya data jumlah alat berat yang beroperasi di sekitar DAS Batang Natal, sampai berita ini ditayangkan AKP. Edy Wirayanto tidak menjawab.

Menanggapi hal ini, pemerhati lingkungan Muhammad Nuh pada Madinapos Jum’at 08/12 mengatakan, penyelamatan sungai dan ekosistem di dalamnya hanya dengan satu cara, yakni memberhentikan semua aktifitas excavator / alat berat yang digunakan untuk mengeruk material tanah mencari butiran emas dan melakukan kembali cara tradisional dengan mendulang agar air, geografis dan sungai bisa terjaga.

” tidak ada kata terlambat untuk menyelamatkan Sungai Batang Natal dari kehancuran atas perbuatan oknum-oknum yang tak bertanggungjawab dengan hanya mengambil keuntungan pribadi dan kelompok tanpa memikirkan nasib masyarakat yang tinggal di bantaran sungai” kata Nuh

Polisi juga harusnya tegas dalam bertindak, kalau Polsek tak merasa mampu menangani, ada Polres, kalau polres juga tak mampu ada Polda, lapor dan kasih data pasti dilakukan tindakan. Kata Nuh yang juga berprofesi sebagai pengacara itu.

Persoalan bisnis tambang ilegal di batang natal ini sudah seperti gunubg es, Nuh menggambarkan, apabila ini terus dilakukan pembiaran, maka bencana akan muncul, karena jelas, aktifitas penambangan emas tidak hanya di daerah aliran sungai saja, tetapi sudah merambah ke daerah perbukitan yang ada di sekitar Kecamatan Batang Natal.

Persoalan ini harus di bawa ke Nasional, karena jelas, daerah seolah tidak mampu menghempang para pebisnis tambang emas ilegal ini.

Nuh juga sepakat apa yang dikatakan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utami “jangan jadikan alasan ekonomi untuk melakukan aktifitas tambang emas ilegal ini. Sebab, bila alasan ekonomi yang dijadikan untuk melakukan aktifitas ini, kenapa bisa sanggup untuk memakai alat berat yang diketahui bukan dengan biaya murah menggunakannya”.terang Muhammad Nuh

Reporter : Hanapi/ red

 

 

 

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 315 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Nama Jaya Muncul Sebagai Calon Tersangka Tambang Maut Kotanopan

12 Februari 2026 - 10:10

Porles Madina Telah Menerima Laporan Penganiayaan dilokasi PETI Sihayo V

11 Maret 2025 - 16:48

PETI di Desa Ranto Nalinjang Ranto Baek Terus Beroperasi

31 Januari 2025 - 15:29

Kejati Sumut Amankan Juara Tamba, Buronan Kasus Perambahan Hutan Padang Lawas di Tanjung Morawa

24 Januari 2025 - 09:43

Kapolres Madina Pimpin Upacara Sertijab Kasat Binmas

24 Desember 2024 - 14:44

Polisi Berhasil Meringkus Pelaku Vidio Asusila Yang Sempat Viral di Madina

19 Desember 2024 - 08:02

Trending di Berita Daerah