Madinapos-Kota Nopan : Ternyata ada 6 alat berat yang beroperasi melakukan aktifitas pengerukan batuan mencari butiran emas di daerah akiran sungai ( DAS ) Batabg Gadis. Ke enam alat berat itu 4 unit beroperasi di Desa Hutarimbaru SM , dan 2 unit alat berat di desa sabadolok. Namun karena ada informasi bahwa akan ada penertipan, ke enam alat berat itu pun menghilang, diduga masih berada di sekitar lokasi nanun di sembunyikan pemiliknya menghindari tangkapan petugas.
Info yang diperoleh dari warga, pemilik lahan diketahui warga sekitar dan sudah beroperasi selama dua pekan.
Camat Kota Nopan Adek Gozali pada Madinapos mengaku telah membuat himbauan pelarangan keras terhadap aktifitas pertambangan liar dengan menggunakan alat berat di daerah Kecamatan Kotanopan karna akan berdampak buruk terhadap lingkungan.
Camat mengaku, saat dilakukan operasi, aktifitas sudah tidak ada, bahkan alat berat dilokasi hilang.
Dalam peninjauan lokasi itu turut juga hadir
Lurah Muhammad Arjun Nasution,
Kapolsek, iptu Budi Sihombing S.H
danramil Letda inf. Surkani Nasution dan Kacab Jari Kota Nopan Arga J.P Hutagalung.
Seperti di ketahui, dihentikannya aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat di DAS Batang Gadis itu setelah adanya sorotan dari berbagai elemen termasuk Wakil Bupati Mandailing Natal, pihak Kecamatan, Porkopincam dan sejumlah tokoh di Kecamatan Kota Nopan pun pada senin lewat langsung melakukan penutupan, namun disayangkan, saat petugas ke lokasi, aktifitas penambangan sudah berhenti bahkan alat berat di lokasi sudah tidak keliatan.
Reporter : Tim Redaksi











