Menu

Mode Gelap

Berita Daerah

Terkait Penganiayaan Santri, GP Ansor Minta Menkumham Beri Sangsi Berat Pada Pelaku


					Terkait Penganiayaan Santri, GP Ansor Minta Menkumham Beri Sangsi Berat Pada Pelaku Perbesar

Madinapos-Panyabungan : Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor ( GP ANSOR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ahmad Rijal Lubis S.Pd.I meminta Polres Madina bergerak cepat melakukan upaya hukum terhadap pelaku penganiaya Santri Musthafawiyah di Kecamatan Natal, hal ini sebagai upaya meredam kemarahan massa dan mengantisipasi gerakan baret putih yang kita khawatirkan bisa saja turun secara spontan tanpa terkordinasi.

Penganiayaan yang dilakukan oknum pegawai Lapas Natal ini kata Rizal sudah diluar batas perilaku seorang manusia karena dilakukan tanpa ada rasa kasihan dan tidak memiliki jiwa kemanusiaan.

Dikatakan Rijal manusia biasa saja tidak tega melakukan penganiayaan sekeji itu ini malah dilakukan oleh seorang aparat penegak hukum maka saya minta Polisi secepatnya menindak pelaku dan menghukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku.

Kejadian ini banyak Mendapat kecaman dari masyarakat baik secara pribadi maupun secara kelembagaan dan memberikan dukungan terhadap santri korban penganiayaan.

Melihat penomena inilah kita khawatir jika polisi tidak bergerak cepat melakukan tindakan hukum kepada pelaku akan muncul gerakan masyarakat yang tidak terkordinir jelas Ketua GP Ansor itu.

Atas perbuatan yang tidak manusiawi ini GP Ansor juga meminta Menteri Hukum, dan HAM agar memberikan sanksi seberatnya-beratnya terhadap pelaku dan jika memungkinkan segera cabut status kepegawaiannya, sebab dari informasi yang kita terima dari Ansor Natal pelaku melakukan penganiayaan bukan pertama kali bahkan sudah berkali kali dan selama ini pelaku bebas saja tanpa ada hukum yang menjeratnya.

” Indonesia ini kan Negara hukum dan semua masyarakat sama dimata hukum baik masyarakat biasa maupun penegak hukum jangan mentang mentang pegawai Lapas seenaknya di NKRI ini. Ansor akan terus pantau kasus ini dan saya sudah perintahkan sahabat-sahabat Ansor Natal agar Siaga 24 Jam di TKP dan segera menginformasikan setiap perkembangan” Tegas Rizal.

Kepada Masyarakat Rijal berharap agar tetap menjaga kemananan, ketertiban khususnya di TKP jangan ada membuat keributan apalagi melakukan perusakan mari kita serahkan sepenuhnya proses hukumnya kepada Polisi, dan tetap kita pantau.

Reporter : Sakti lbis

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bupati Madina Sampaikan Pidato LKPJ Tahun 2025, Ini Fokusnya

21 April 2026 - 22:02

Tim ORADO Madina Raih Juara 2 di Kejurprov I Sumut

21 April 2026 - 16:15

GM GRIB Jaya Madina Kritik Keras: Longsor Berulang, Pemprov Sumut Seolah Tutup Mata

21 April 2026 - 15:16

Tim Hukum Korban Bergerak Cepat ! Dua Surat Resmi Diserahkan ke Polsek Sungai Beremas, Desak Pendalaman Kasus Penganiayaan terhadap Ibu Hamil

21 April 2026 - 07:41

Antisipasi Kekeringan Ekstrem, Bupati Madina Hadiri Rakor Khusus di Kementan

20 April 2026 - 16:42

Benteng Integritas Dibangun di Pematang Siantar: Seluruh Petugas Lapas Ikrarkan Perang Total Lawan Handphone Ilegal, Pungli dan Narkoba

20 April 2026 - 15:55

Trending di Berita Daerah