Berita Daerah

Bupati Tapsel Ajak Petani Untuk Lebih Melakukan Intensifikasi Pertanian

Madinapos.com – Tapsel.

Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) H Dolly Pasaribu, SPt MM mengajak petani di wilayah itu agar lebih inovatif, tetap semangat dan lebih giat dalam berusaha. Karena, sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang mampu menopang perekonomian di masa pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Bupati pada saat kunjungan kerja Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yang sekaligus menyerahkan bantuan kepada para kelompok Tani Tapsel di ruang lobby Kantor Bupati Tapsel, Kamis (17/6).

Apalagi setelah besarnya perhatian dari Dinas Pertanian Provinsi Sumut, tergambar Petani Tapsel semakin optimis untuk mengembangkan usaha pertaniannya dengan berbagai jenis komoditi.

“Namun demikian para petani sekarang saya minta untuk jauh lebih efisien dalam bekerja dengan memanfaatkan intensifikasi lahan pertanian. Kita patut bersyukur bahwa pemerintah atasan telah memperhatikan Tapanuli Selatan. Sehingga usulan kita ditanggapi pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendaratkan program. Program ini juga tidak terlepas dalam rangka mewujudkan masyarakat Tapanuli Selatan yang lebih sehat, cerdas dan sejahtera sesuai visi misi Pemkab Tapsel,” kata Dolly.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyapa kepada petani/kelompok tani dan sekaligus menyerahkan bantuan sebagai upaya dalam mewujudkan provinsi membangun desa menata kota menuju Sumatera Utara yang agraris dan bermartabat.

Disitu Gubernur Sumut Edy Rahmayadi juga memberi motivasi kepada kelompok tani untuk terus berkarya dan berinovasi dalam bidang pertanian.

Adapun bentuk bantuan yang secara simbolis diserahkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ke 16 Kelompok Tani dari 8 Kecamatan yakni Kecamatan Sipirok, Saipar Dolok Hole, Marancar, Angkola Timur, Muara Batang Toru, Sayurmatinggi, Tantom Angkola dan Arse. Berupa alsintan, saprodi, bibit dan ternak.

Berikut rincian bantuan dari Dinas Pertanian Provinsi Sumut yang diserahkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi yakni berupa bibit padi dengan luas 20 hektar, bibit jagung 20 hektar, bibit cabai 1 hektar, penangkar bawang merah, bibit manggis 10 hektar, bibit pisang 10 hektar, sapi 10 ekor, domba 20 ekor, kambing 20 ekor, hand traktor roda dua 2 unit, kultivator 2 unit, hand sprayer 6 unit, dan alat masak 1 paket. (Sayuti)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts