Berita Daerah

Kecamatan Lingga Bayu Zona Hijau Covid 19 Tetapi Zona Merah Peredaran Narkoba

Madinapos.com – Linggabayu.

Pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2022 Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Anggota DPRD Saripul Sarling Lubis SE, yang hadir pada kegiatan tersebut menyatakan apresiatif karena wilayah ini masuk zona hijau Covid-19, namun sangat menyayangkan akhir-akhir ini menjadi zona merah karena kasus narkoba,” saya sebagai putra daerah merasa sedih dan merinding mendengar kondisi ini”.

Hal itu disampaikan anggota dewan dari fraksi Partai Golkar DPRD Madina saat memberi kata sambutan pada Musrembang di Kecamatan Lingga Bayu di Aula Kantor Camat Kamis (19/2), yang di ikuti Camat Lingga Bayu Drs.Kamal Khan Lubis, Danramil 16/BTN Lettu Inf Saiful Abdi beserta Babinsa Pelda M.Aripin Lubis dan Serda Kholis Nasution dan Akp Jamal Nasution Kapolsek Lingga Bayu juga Lurah dan Beberapa Kepala Desa.

Saripul Sarling Lubis SE juga mengungkapkan pelaksanaan Musrembang kali ini tidak membahas masalah proyek melainkan membahas mengenai peredaran Narkoba jenis Sabu – sabu yang sudah masuk Zona merah di daerah Pantai Barat ini terkhususnya di Lingga Bayu dan dari berbagai informasi yang telah disampaikan begitu juga dengan adanya penyampaian Kapolsek ini sudah cukup mengkhawatirkan.

“Saya untuk mengajak semua kalangan baik Camat, Kapolsek, Danramil, para Kepala Desa dan Lurah selepas acara ini mari kita bersama – sama mencari solusi membuat surat ke BNN dan Bupati dalam menangani peredaran sabu -sabu di Lingga Bayu”, papar politisi senior partai golkar dengan ciri khas pakai penutup kepala jenis rajutan tradisional dan selalu membawa pinang ini.

Sebelumnya beberapa penyampai laporan dari Camat Lingga Bayu Kamal Khan Lubis, terkait situasi di lingkungan kerjanya yang menjadi persoalan intinya mengenai jalan lingkar di Kelurahan Simpang Gambir sebagai pusat ibu kota kecamatan dan masalah air bersih yang sudah dilakukan pengecekan lapangan untuk sumber pengambilan air bersih yang sudah ditangani oleh Dinas Perkim dengan Dana anggaran 1,5 Milyar

Sementara itu Kapolsek Lingga Bayu Akp. Jamal Nasution memaparkan terkait masalah Kamtibmas di daerah wilayah hukumnya yang meliputi dua kecamatan yaitu Kecamatan Lingga Bayu dan Kecamatan Ranto Baek,” terkait masalah penangan Kamtibmas didaerah Kecamatan Lingga Bayu, Minggu Lalu kami telah melakukan penangkapan sebanyak lima orang pelaku narkoba berupa sabu – sabu dimana dua orang dari desa Bonca Bayuon dan tiga orang dari Desa Simpang Durian dusun Pulo Padang dan pelaku judi togel dari desa Dalan Lidang Kecamatan Lingga Bayu”, papar Kapolsek.

Selain itu Jamal juga menambahkan semenjak adanya tambang di wilayah ini peredaran Narkoba jenis Sabu – sabu dan Judi Togel makin marak,” Alhamdulillah sampai saat ini kami telah memutus mata rantai peredaran narkoba jaringan Medan – Pantai barat, dan kami juga akan melakukan pemutusan mata rantai peredaran narkoba dari Panyabungan – Pantai Barat”,tambahnya.

Sementara disisi lain Danramil 16/BTN Lettu Inf Saiful Abdi mengatakan dalam penyampaiannya kalau di tentara sifatnya selalu tetap melakukan pembinaan kepada generasi muda yang terkena narkoba seperti menggalakkan kembali bidang olah raga dalam upaya penanganan mengurangi kenakalan remaja dalam penanganan narkoba,” menggalakkan kegiatan olahraga menjadi bagian pembinaan kepada generasi muda untuk terhindar dari narkoba”, ungkapnya.

Dalam pelaksanaan acara Musrembang tersebut tetap memakai protokol kesehatan dan jaga jarak. (Sakti Lubis)

loading...

Komentar Facebook

Related Posts